Ajak Komponen Masyarakat Jaga Wisata Eksotik Lembata

Share Article :

Uritanet, Lembata –

Kapolres Lembata AKBP Dr. Josephien Vivick Tjangkung, S.Sos,M.I.Kom mengajak masyarakat dan seluruh komponen menjaga berbagai destinasi wisata eksotik di wilayah itu.

Menurutnya, Lembata adalah pulau yang namanya mendunia dengan Lefa, tradisi perburuan paus secara tradisional di Lamalera. Berbagai destinasi wisata eksotik lainnya baik alam maupun budaya juga tak hanya diakui di Nusa Tenggara Timur.

Aneka destinasi wisata ini juga melambungkan Lembata di tingkat nasional bahkan global setelah Labuan Bajo, Kelimutu, Kelaba Madja, dan berbagai destinasi wisata lainnya.

Pesona Lembata dengan aneka destinasi wisata eksotik juga sudah diakui Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Pusat bahkan dunia internasional.

“Melalui kesempatan ini saya mengajak masyarakat dan semua komponen menjaga dan merawat destinasi wisata ini agar menjadi destinasi yang diminati wisatawan domestik dan manca negara,” ujar Vivick Tjangkung (10/06).

AKBP Vivick Tjangkung, mengatakan hal tersebut saat bertemu puluhan karyawan PT Cendana Indopearls dan ratusan Satuan Pengaman (Satpan) Sekretariat Daerah Lembata di Pantai Desa Hadakewa, Kecamatan Lebatukan.

“Saya berharap kegiatan tanggal 30 Juni kita bersama seluruh lapisan masyarakat membersihkan sampah- sampah yang bertebaran di bibir pantai. Melalui kegiatan kecil itu kita harapkan memotivasi masyarakat dan semua elemen selalu menjaga dan merawat keindahan alam di tanah Lembata. Saya mohon kita semua hadir. Teknisnya, akan dikomunikasikan Kapospol,” ujar Kapolres Lembata.

Vivick mengajak seluruh kepala desa dan camat bersinergi untuk menjaga dan melestarikan keindahan alam di tanah Lembata. Polres akan menyiapkan 1000 terumbuh karang untuk ditanam di laut dan mengundang 500 relawan terlibat dalam kegiatan ini.

Baca Juga :  Eksotisme Pasir Putih Pulau Kalimantung Nagodang Sibolga

“Kami juga mengharapkan partisipasi teman teman satpam mengawal dan menyukseskan kegiatannya. Kami juga mendapatkan laporan di tempat ini kerap terjadi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Kami berharap di masa akan datang,kasus-kasus seperti ini tidak terjadi lagi. Saya selaku Kapolres akan memberikan atensi khusus,” katanya.

Diakuinya, saat dirinya menyambangi Lapas Kelas III Lembata, banyak kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di bawah umur di mana pelakukan orangtua. Kenyataan tersebut, ujarnya, merupakan hal yang sangat miris di kabupaten yang sangat menjunjung adat dan budaya.

Baca Juga :  Apresiasi Pemda Tutup Sementara Tempat Wisata Tak Taat Prokes

“Rekan-rekan satpam adalah perpanjangan tangan kami, garda pratama yang menjaga keamanan di lingkungan kerjanya. Kami meminta agar rekan-rekan bersinergi dengan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami juga akan melakukam kegiatan patroli pada tempat-tempat rawan sehingga rekan-rekan bisa membantu kami memberikan informasi valid,” kata Vivick.

Dalam pertemuan tersebut hadir juga perwakilan PT Cendana Indopearls Hidayat Mus, para satpam, Kapospol Lebatukan Aipda Viktor Lay, Babinsa Merdeka Praka Rohim, anggota Babinkamtibmas Lebatukan, dan anggota Binmas Polres Lembata. Hadir pula puluhan perwakilan warga Desa Merdeka, Lebatukan dan Desa Duawutun, Kecamatan Nagawutun.

)***git/tjoek

Share Article :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *