Uritanet – Bekasi, 10 November 2025 — PT Metropolitan Land Tbk (Metland) memasuki penghujung tahun dengan optimisme tinggi setelah mencatat kinerja solid pada sektor hospitality dan mulai pulihnya permintaan rumah tapak. Tren positif ini menjadi bekal perseroan dalam menatap tahun 2026, yang disebut akan menjadi momentum pertumbuhan lanjutan.
Peningkatan kinerja hotel terlihat kuat dibandingkan kuartal I dan II tahun ini. Tingkat okupansi dan aktivitas MICE di Hotel Horison Ultima Bekasi serta Metland Hotel Bekasi melonjak signifikan seiring pemulihan agenda bisnis di kawasan Jabodetabek.

Sementara itu, hotel di destinasi wisata tetap menunjukkan performa stabil: Horison Ultima Seminyak dan Metland Venya Ubud bertahan dengan tingkat okupansi di atas 80 persen, mencerminkan konsistennya minat wisatawan ke Bali.
Di sektor residensial, dua bulan terakhir 2025 menjadi periode penting bagi Metland. Aktivitas pembelian properti mulai kembali menggeliat, terutama pada segmen rumah tapak yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan. Sejalan itu, kontribusi pendapatan berulang dari pusat perbelanjaan, hotel, dan pengelolaan kawasan juga menjaga stabilitas performa perusahaan.
Direktur Pengembangan Bisnis Metland, Nitik Hening, mengungkapkan bahwa fondasi bisnis perusahaan saat ini berada pada posisi yang kuat untuk memasuki tahun depan.
“Kami memiliki dua proyek yang sedang dalam tahap konstruksi, yaitu GAVEnue sebagai perluasan Grand Metropolitan dan Metland Marron Hotel Tomohon.

Selain itu, tiga proyek lain—Metland Smara Bekasi, Metland Subang, dan Metland Manado—tengah kami siapkan,” jelasnya.
Menurut Nitik, kehadiran pipeline proyek baru tersebut menjadi penanda bahwa 2026 akan menjadi tahun ekspansi. Metland menargetkan strategi pertumbuhan berkelanjutan dengan memperkuat proyek residensial, mengembangkan area komersial, dan terus meningkatkan kontribusi dari pendapatan berulang.
Dengan efisiensi yang dijaga dan komitmen terhadap kualitas, Metland menyatakan siap melanjutkan momentum positif yang telah terbangun sepanjang 2025.
**Benksu


