Dody Sudrajat Tak Akui ‘A’ Anak Kandungnya Dari Roy Pujiarti, Gus Rofi’i : Itu Lebih Dari Binatang, Sadis

Share Article :

Uritanet, Jakarta –

Gus Rofi’i selaku Ketua Umum Barisan Ksatria Nusantara (BKN) dan sekaligus guru spiritual dari Roy Pujiarti, secara tegas mengatakan bahwa pernyataan Dody Sudrajat di sejumlah media elektronik, video, maupun online yang menyatakan bahwa A bukanlah anak kandungnya dari hasil perkawinannya dengan Roy Pujiarti atau akrab disapa ‘Mbak Puput’, itu lebih keji dan sadis dari pada binatang.

Bahkan melalui kuasa hukumnya, Raja Simanjuntak, SH, yang turut mendampingi Gus Rofi’i, turut memperlihatkan bukti otentik adanya Akte Kelahiran, yang menunjukkan bahwa A adalah benar anak perempuan dari pasangan Dody Sudrajat dan Roy Pujiarti.

Seperti diketahui telah beredar video pernyataan Dodi Sudrajat, baik itu Youtube maupun di televisi, yang menyatakan A bukanlah anak kandungnya. Jadi sudah jelas Dody sudah mempublikasikannya secara umum.

Tentunya apa yang disampaikan Dody buat Mbak Puput sebagai istri sah dan meski sekarang telah menjadi mantan, ini sangat memukul batinnya dan sangat menyedihkan sekali rasanya. Tekanannya sangat luar biasa buat mbak Puput. Karena ini menyangkut nama baik keluarga Mbak Puput. Apalagi A anak yang dilahirkan dari hubungan sah, baik secara agama, juga secara negara, dan itu tercatat dalam lembaran negara.

“Saya miris, kasus yang disampaikan oleh Dodi Sudrajat ini, sungguh-sungguh sangat keji, sungguh-sungguh sangat keterlaluan,” geram Gus Rofi’i, saat ditemui di kantornya di bilangan Lebak Bulus, Jakarta (13/6).

Baca Juga :  Ganjar Law and Development Center Seminar Kebangsaan ‘Tantangan Politik dan Hukum di Pemilu 2024’

 

Bukti otentik A tercatat dalam lembaran negara, di akte kelahiran, kemudian dicatat di KK juga bahwa, A ini adalah anaknya yang bersangkutan, kok bisa gampang-gampangnya ngomong bahwa dia tidak pernah merasa punya anak. Nah coba bayangkan, ini kan berarti melebihi binatang ..ini memang harus saya sampaikan secara keras, lanjut Gus.

“Ngomong aja kalau nggak punya duit, ngomong aja ngomong apa adanya. Nggak usah ketika ditanya wartawan, kenapa nggak memberi nafkah. Jawabnya kok, ngapain saya memberi nafkah, itu bukan anak saya. Ngomong aja nggak punya duit. Jangan ngomong seperti itu, ini bukan main-main gitu,” ucap Gus dengan tegas.

Memang ini harus dibawa ke ranah hukum, dan saya akan berada di depan dalam kasus tersebut. Karena Mbak Puput bukan hanya dia yang terdzolimi, namun juga ibu-ibu yang lain di negeri ini, yang tidak mendapatkan keadilan juga terwakili seperti apa yang dialami Mbak Puput ini.

Selanjutnya, bagaimana dengan A anak ini? Masa anak ini nggak ada Bapaknya? Nah, coba kita fikir dan rasakan, wah sadis banget ya, sadis ini. Apalagi jejak digitalnya sudah beredar kemana-mana. Memang bisa itu dihapus.

Baca Juga :  Jelang Keputusan Praperadilan FB : Aktivis Sumsel – Jakarta Gelar Aksi Solidaritas Stop Kriminalisasi dan Rekayasa Tuduhan Pemerasan Terhadap FB

Dan itu kan sudah diakui sama Dody Sudarajat. Buat apa saya ngasih nafkah, itu bukan anak saya? Nah dari sanapun itu bisa menjera masuk didalam pasal penelantaran anak, begitu. Jadi apa yang dilakukan Dodi itu menjebak dirinya sendiri.

 

Sementara selaku kuasa hukum Roy Pujiarti, Bang Raja, memaparkan bahwa hubungan perkawinan Dody Sudrajat dan Roy Pujiarti berdasarkan Undang-Undang No.1 Tahun 1974.

Kemudian setelah itu mereka menikah, lalu lantaran tidak ada kecocokan, akhirnya tahun 2022 itu terjadilah perceraian. Dan didalam perkawinan itu dikaruniakanlah anak bernama A. Lalu kelahirannya dicatat di Akte. Artinya di sini jelas begitu. Namun Dody menyatakan, ini bukan anaknya. Wah, ini Roh apa yang masuk kedirinya.

Menutup perbincangannya, Gus Rofii menekankan biarkanlah para praktisi hukum lainnya akan bersama-sama dengan Mbak Puput untuk membawanya keranah hukum.

Semoga tidak ada lagi laki – laki yang sewenang-wenang menyampaikan di depan sosial media. Kita segera lakukan tindakan hukumnya dengan menerapkan pasal-pasal UU ITE, UU tentang Perlindungan Anak, Pasal Keterangan Palsu, dan tentunya asal yang berkaitan dengan anak dibawah umur. Bahkan bila diperlukan tes DNA nggak ada masalah.

Dody harus kita kasih pelajaran. Biar tidak ada laki-laki lain, yang model-model Dodu ini. Kalau dibiarkan ini, wah merajalela Dody Sudrajad ini, pungkas Ketua Umum KBN ini.

)*** tjoek

Share Article :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *