32 Negara 5 Benua Pasok Arang Indonesia

Share Article :

URITANET,- 

Tiga puluh dua negara, Lima Benua (Benua Asia, Australia, Amerika, Afrika dan Eropa, red)  memasok arang dari Indonesia untuk digunakan sebagai bahan bakar tungku penghangat ruangan dan shisha. Inilah salah satu produk tumbuhan Indonesia yang menjadi incaran pasar internasional adalah arang. Arang arang tersebut berasal dari Lampung, Jambi, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Berdasarkan data dari Indonesian Quarantine Full Automation System (IQFAST) Karantina Pertanian Priok, nilai ekspor arang Indonesia meningkat dari tahun ke tahun. Pada tahun 2019 senilai Rp 389,5 juta dan di tahun di 2020 menjadi Rp 37,9 miliar. Menjelang semester pertama di tahun 2021 ini, Indonesia telah mengekspor sebanyak 21 kali arang dengan volume 547 ton senilai Rp 33,8 miliar.

Baca Juga :  Lindungi Industri dan UMKM Tekstil, Pakaian Jadi dan Alas Kaki Dalam Negeri

Kali ini sebanyak 26,4 ton arang Indonesia disertifikasi oleh Karantina Pertanian Priok tujuan Arab Saudi dan Elmi Muliya dan Ade Muhaimin merupakan pejabat Karantina Pertanian Tanjung Priok yang memeriksa arang senilai Rp 450,8 juta. Arang dipastikan bebas dari infestasi dan kontaminasi organisme pengganggu tumbuhan/karantina (OPT/OPTK) serta memenuhi persyaratan negara tujuan.

“Alangkah beragamnya produk tumbuhan Indonesia yang bernilai jual tinggi di pasar dunia. Oleh karenanya, Kementerian Pertanian dalam hal ini Badan Karantina Pertanian melalui Karantina Pertanian Tanjung Priok terus berkomitmen memberikan layanan akselerasi dan sertifikasi ekspor demi menyukseskan program Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks) sebagai salah satu program utama yang dicanangkan oleh Bapak Menteri Pertanian,” pungkas Hasrul, Kepala Karantina Pertanian Tanjung Priok.

Baca Juga :  Menparekraf Sandiaga Uno Sebut Pemulihan Sektor Ekonomi Kreatif Indonesia Bertumpu pada Empat Pilar

(**jegegtantri

 

Share Article :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *