Madiun ! Uritanet.com –
Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Jawa Timur bersama Komisi IX DPR RI menggelar Sosialisasi Program Bangga Kencana di Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Sabtu (12/9), di Balai Desa Kaligunting, Kec. Mejayan, Kab. Madiun.
Hadir M. Yahya Zaini, SH, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, didampingi Shodigin, SH., MM selaku Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Timur, serta Drs. H. Hendro Suwondo, M.Pd selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kab. Madiun.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat literasi keluarga warga Madiun guna mencetak generasi bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui forum edukasi ini, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Muhammad Yahya Zaini, menekankan pentingnya peran aktif ayah dalam pengasuhan anak secara emosional, tidak sekadar mencari nafkah. Selain pengasuhan bersama antara ayah dan ibu, perhatian ekstra wajib dialokasikan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
“Bagi keluarga, ayah tidak semata-mata mencari kehidupan atau mencari rezeki, tetapi juga harus memberikan pengasuhan terhadap anaknya,” tegas Yahya saat memberikan arahan di hadapan warga Mejayan.
Yahya mengingatkan bahwa kualitas anak-anak hari ini menentukan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia pada 2045 kelak.
“Bagaimana kita pada tahun 2045 kalau anak-anak kita yang lahir masih terkena stunting? Oleh karena itu, kita harus fokus memberikan perhatian dan pembinaan pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK),” kata Yahya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Shodiqin, mengimbau masyarakat Madiun—khususnya para calon pengantin—untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah.
“Kalau kondisi calon ibu sehat, kita berharap kehamilannya sehat dan anak yang dilahirkan juga sehat. Karena itu, pencegahan stunting harus dimulai bahkan sebelum terjadi kehamilan,” jelas Shodiqin.
Selain isu stunting dan pengasuhan anak, kegiatan ini juga memberikan advokasi mengenai pemenuhan gizi, kesehatan reproduksi, serta pemberdayaan lansia agar tetap mandiri dan produktif. Kolaborasi BKKBN Jatim dan Komisi IX DPR RI diharapkan mampu mendorong masyarakat Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Madiun, untuk membangun keluarga yang terencana dan berkualitas.
)**Tjoek / Foto Ist.
