Indonesia Emas 2045 Pentingnya Perencanaan Matang Sejak Dini, Indah Kurniawati, S.E., M.M.; Membangun Keluarga Berkualitas Demi Mencetak SDM Unggul

Bagikan ke orang lain :

Sidoardjo ! Uritanet.com –

Keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat memegang peranan paling krusial sebagai kunci utama pencapaian cita-cita Indonesia Emas 2045. Guna memperkuat ketahanan keluarga di tingkat lokal, Sosialisasi Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) resmi digelar di Kedai Tepi Teras, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, pada Jumat (11/9/2026).

Kegiatan interaktif ini menghadirkan tiga narasumber utama untuk membedah strategi penguatan keluarga dari tingkat nasional hingga daerah, yakni Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, S.E., M.M.; Ketua Tim Kerja Permas dan Linlap Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukamto, S.E., M.Si.; serta Kabid KB DP3AKB Kabupaten Sidoarjo, Hery Djatmiko, S.Sos.

Dalam paparannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Indah Kurniawati, menegaskan pentingnya perencanaan matang sejak dini dalam membangun keluarga yang berkualitas demi mencetak SDM unggul.

“Semua hal harus berawal dari perencanaan. Harapan kita sederhana namun mendasar: ayah dan ibu bahagia, rumah tangga tentram dan sentosa. Penguatan keluarga ini sejalan dengan arahan Asta Cita nomor 4 untuk mencetak SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” tegas Indah Kurniawati di Sidoarjo.

Ada lima langkah intervensi konkret dalam siklus hidup keluarga, tegas Indah Kurniawati mulai dari pembekalan calon pengantin melalui program GenRe, penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) bagi ibu hamil dan baduta, program Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak) untuk balita, Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) bagi remaja dan pengasuhan, hingga program Sekolah Lansia agar para senior tetap produktif.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Kerja Permas dan Linlap Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Ketua Tim Kerja Permas dan Linlap Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Sukamto, S.E., M.Si., menyoroti pentingnya keikutsertaan Keluarga Berencana (KB) serta kewaspadaan terhadap ancaman era digital yang dapat merenggangkan hubungan domestik.

“Lawan utama ketahanan keluarga saat ini adalah penggunaan gadget yang tidak bijak. Tanpa keterbukaan antaranggota keluarga, teknologi bisa menjadi ancaman. Mari kita maksimalkan gadget untuk hal positif, salah satunya memanfaatkan layanan konsultasi keluarga gratis via akun Instagram resmi BKKBN Jawa Timur,” tutur Sukamto.

Sementara itu, Kepala Bidang KB DP3AKB Kabupaten Sidoarjo, Kabid KB DP3AKB Kabupaten Sidoarjo, Hery Djatmiko, S.Sos., menyampaikan komitmen pemerintah daerah dalam merespons cepat program strategis Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga melalui inovasi lokal.

“Program seperti ini mendorong kehadiran fisik dan emosional ayah. Selain itu, ada program Sidaya untuk melatih kemandirian fisik para lansia, serta integrasi Superapp Kemendukbangga yang memudahkan warga Sidoarjo mengakses seluruh informasi layanan ketahanan keluarga dalam satu genggaman,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi nyata antara DPR RI, BKKBN Jawa Timur, dan DP3AKB Sidoarjo, kegiatan ini menegaskan pesan penting bahwa kemajuan Kabupaten Sidoarjo dan keunggulan bangsa Indonesia berawal dari komunikasi hangat serta pengasuhan kuat di dalam setiap rumah tangga.

)**Yuri Garib / Foto Ist.

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *