Kuasa Gelap : Perjanjian Darah, Teror Eksorsisme Lebih Imersif dan Personal

Bagikan ke orang lain :

Jakarta ! Uritanet.com —

Lanskap bioskop Indonesia siap diguncang oleh teror eksorsisme yang lebih imersif dan personal. Sekuel film horor fenomenal Kuasa Gelap (2024), yang kini bertajuk “Kuasa Gelap: Perjanjian Darah”, dipastikan siap menyapa para pencinta sinema Tanah Air mulai 8 Oktober 2026.

Tidak sekadar menyajikan dentuman horor biasa, karya sinematik kolaborasi Paragon Pictures dan Ideosource Entertainment ini naik kelas dengan resmi mengadopsi format layar raksasa IMAX (Image Maximum).

Kedekatan Emosional dan Dimensi Baru Horor IMAX

Sensasi ketakutan dalam Kuasa Gelap: Perjanjian Darah diproyeksikan merasuk lebih dekat ke dada penonton. Dukungan resolusi tinggi serta dentuman audio presisi tajam dari teknologi IMAX dirancang untuk memperkuat atmosfer Mencekam, menarik penonton seolah-olah berada tepat di tengah ritual eksorsisme.

Sutradara Rizal Mantovani menegaskan bahwa kekuatan utama film ini tidak semata-mata bertumpu pada jump scare, melainkan pada ikatan emosional dan dinamika psikologis para karakternya.

“Horor yang paling menakutkan adalah horor yang menyentuh ruang paling dekat dalam diri manusia: emosi dan rasa takut akan sesuatu yang tidak terlihat,” ujar Rizal.

Duka Romo Rendra dan Ujian Keyakinan Romo Thomas

Intrik cerita semakin tajam dengan kembalinya aktor berdedikasi tinggi Lukman Sardi yang memerankan Romo Rendra, serta Jerome Kurnia sebagai Romo Thomas.

Pada sekuel ini, batas keimanan kedua tokoh utama diuji sampai ke titik terendah:

Romo Rendra (Lukman Sardi): Menghadapi konflik batin yang teramat dalam saat bertarung melawan Rephaim, sosok iblis purba yang mengancam keselamatan jiwa penonton dan para penyintas.

Romo Thomas (Jerome Kurnia): Bertindak sebagai pilar yang tampak paling teguh saat Romo Rendra goyah. Namun, rasa percaya diri dan keyakinan yang terlampau besar justru menjelma menjadi celah rapuh yang mengintai keselamatannya sendiri.

Lukman Sardi mengungkapkan bahwa pengalaman menyaksikan ritual perlawanan atas kegelapan melalui format IMAX akan melipatgandakan intensitas ketegangan yang dialami karakter maupun penonton.

Deretan Bintang papan Atas Indonesia

Selain duet maut Lukman Sardi dan Jerome Kurnia, film ini didukung oleh jajaran pemeran berbakat Indonesia yang memperkaya bobot drama dan horor di dalamnya, seperti:

Venly Arauna
Ferry Salim
Feby Febiola
Lydia Kandou
Sisca Saras
Keysha Angelica
Kiki Narendra
Faiz Vishal

Lintas Batas Ketakutan Sinematik

Kuasa Gelap: Perjanjian Darah bukan sekadar film horor rutin tahunan; ia adalah ajang pembuktian bahwa sinema Indonesia mampu menyajikan narasi eksorsisme kelas dunia dengan sentuhan emosi yang mengoyak jiwa.

Ketika teknologi IMAX berpadu erat dengan narasi keimanan yang koyak, bioskop bukan lagi sekadar tempat menonton—melainkan ruang di mana batas antara realitas dan teror menjadi sepenuhnya kabur. Siapkan diri Anda untuk menyaksikan puncak kegelapan yang sesungguhnya pada Oktober 2026.

)**Tjoek / Foto Ist.

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *