Nganjuk ! Uritanet.com –
Upaya memperkuat kualitas keluarga dan percepatan penurunan angka stunting terus digencarkan melalui kegiatan Fasilitasi Teknis Program Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja yang digelar di Gedung Pertemuan BLK Nganjuk, Kelurahan Caringin, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, pada 3 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga sebagai pondasi utama lahirnya generasi sehat, unggul, dan berdaya saing. Program Bangga Kencana yang diinisiasi pemerintah melalui BKKBN terus diperkuat dengan pendekatan edukatif, humanis, dan kolaboratif bersama mitra kerja lintas sektor.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah narasumber dan tokoh penting, di antaranya M. Yahya Zaini, SH selaku Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Prof Budi Setiyono, S.Sos, M.Pol. Admin, Ph.D selaku Sekretaris Kemendukbangga/ Sekretaris Utama BKKBN, dan Dra. Asti Widyaranti, M. Si sebagai Kepala Dinas PPKB Kab. Nganjuk.
Turut hadir pula Soekamto, Moch. Sapii selaku Penyuluh KB, Duta Genre Kabupaten Nganjuk, serta masyarakat Kelurahan Cangkringan yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.

Dalam pemaparannya, M. Yahya Zaini menegaskan bahwa pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang bangsa. Menurutnya, pencegahan stunting tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus dimulai dari kesadaran keluarga terhadap pola asuh, kesehatan reproduksi, gizi anak, hingga kesiapan pernikahan usia matang.
Sementara itu, Prof. Budi Setiyono menyampaikan bahwa Program Bangga Kencana menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan keluarga berkualitas yang mampu melahirkan generasi emas Indonesia. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga penyuluh, dan masyarakat dalam mengawal keberhasilan program tersebut.
“Keluarga adalah pusat pembangunan sumber daya manusia. Ketika keluarga kuat, maka bangsa juga akan kuat,” ungkapnya di hadapan peserta kegiatan.
Pada kesempatan yang sama, Dra. Asti Widyaranti menjelaskan bahwa edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara berkelanjutan agar pemahaman mengenai pencegahan stunting semakin meningkat. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pemerintah di tingkat daerah.
Kegiatan fasilitasi teknis ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting serta memperkuat peran keluarga dalam menciptakan generasi sehat, berkualitas, dan produktif. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung Program Bangga Kencana demi terwujudnya keluarga yang sejahtera dan berketahanan.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi peserta yang mengikuti sesi dialog interaktif, edukasi kesehatan keluarga, hingga pembahasan mengenai perencanaan kehidupan berkeluarga bagi generasi muda.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga menjadi pelaku utama perubahan sosial di lingkungan masing-masing. Kesadaran kolektif tentang pentingnya keluarga sehat diyakini mampu menjadi benteng utama dalam menghadapi tantangan pembangunan manusia di masa depan.
Program Bangga Kencana bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan nyata untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa. Dari Kabupaten Nganjuk, semangat membangun keluarga berkualitas kembali digaungkan — sebuah langkah sederhana yang akan menentukan wajah Indonesia di masa mendatang.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, mitra kerja, dan masyarakat, Program Bangga Kencana diharapkan terus menjadi energi perubahan menuju Indonesia yang sehat, tangguh, dan sejahtera melalui lahirnya keluarga-keluarga berkualitas di seluruh pelosok negeri.
)**Tjoek / Foto Ist.

