AR&Co Dorong Teknologi Markerless Augmented Reality

Share Article :

Uritanet, Jakarta, –

AR&Co mendorong penggunaan teknologi Markerless Augmented Reality (AR), yang menghadirkan objek virtual tanpa bantuan marker atau alat penanda. Sebaliknya, teknologi ini menggunakan sensor pada perangkat seperti kamera, accelerometer, dan sensor lainnya untuk mengenali dan melacak lingkungan fisik.

Seperti diketahui, AR&Co merupakan anak usaha WIR Group (PT WIR Asia Tbk) perusahaan teknologi berbasis Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR) dan Artificial Intelligence (AI) terkemuka di Asia Tenggara.

Dan teknologi Markerless AR dapat memberikan kemudahan bagi pengguna untuk menampilkan objek digital secara imersif dan interaktif untuk mendorong penguatan branding pada berbagai industri seperti bisnis, pendidikan, kesehatan, hiburan, bahkan dunia real estate.

Gupta Sitorus, Chief of Sales and Marketing WIR Group menjelaskan bahwa saat ini, sebagian masyarakat masih teradaptasi dengan teknologi Augmented Reality yang memerlukan marker untuk memunculkan objek visualnya.

AR&Co, anak perusahaan WIR Group, telah menjelajah industri ini sejak 2009 hingga saat ini mendorong penggunaan Markerless AR, sebagai terobosan untuk memudahkan penggerak industri dan brand dalam memberikan pengalaman imersif kepada konsumen dengan lebih mudah dan dan tanpa batas.

Hanya melalui gawai digenggamannya, konsumen dapat merasakan pengalaman yang menarik untuk mengenal suatu produk atau jasa yang diberikan oleh penggerak industri atau brand, jelasnya.

Baca Juga :  Pengusaha Krisnawati dan Arie Triyono Kolaborasi Gaungkan Visi Pengembangan Pariwisata Nasional

Dalam Markerless AR, perangkat akan memindai lingkungan fisik untuk mencari fitur-fitur khusus yang dapat digunakan sebagai titik referensi untuk menempatkan objek virtual. Setelah fitur-fitur dimaksud telah ditemukan, maka perangkat akan menggunakan informasi untuk mengenali dan melacak posisi objek virtual dalam lingkungan fisik secara real-time.

Adapun value dari Markerless AR adalah fleksibilitas dan kemudahan penggunaannya. Teknologi ini juga memerlukan algoritma dan pemrosesan yang lebih kompleks dibandingkan dengan Marker-based AR.

“Kesuksesan AR&Co untuk menghadirkan fitur Markerless AR melalui salah satu kegiatan konferensi global pada beberapa bulan lalu dan mempertemukan kreator konten, digital influencer, hingga youtuber, memberikan potensi baru untuk masa depan dunia entertainment khususnya konten kreator dan brand di mana mereka dapat memberikan pengalaman yang unik bagi pengguna internet. Kedepannya, AR&Co akan menjajaki berbagai bidang sebagai upaya merevolusi potensi dari berbagai industri di Indonesia, Transformasi digital yang terjalan dengan baik nantinya akan menciptakan pertumbuhan ekonomi dan menjawab isu yang dapat dihadirkan dari solusi teknologi,” tutup Gupta.

PT WIR Asia Tbk (WIR Group), salah satu pelopor perusahaan berbasis augmented reality (AR) di Asia Tenggara yang sudah membangun solusi platform teknologi Business-to-Business-to-Customer (B2B2C) berbasis Software as a Service (SaaS) untuk puluhan industri mancanegara dengan mengkombinasikan teknologi imersif seperti Virtual Reality (VR) & Artificial Intelligence (AI) dan telah mendapatkan 5 (lima) paten global untuk AR yang teregistrasi pada Patent Cooperation Treaty (PCT).

Baca Juga :  Menparekraf Yakin Sektor Ekonomi Kreatif Mampu Jadi Lokomotif Pembangunan

Sejak 2009, WIR Group telah menyelesaikan ribuan proyek dan melayani lebih dari 20 negara termasuk di antaranya Amerika Serikat, Jerman, Spanyol, Nigeria, Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, Myanmar & banyak lainnya.

Selain itu, WIR Group juga telah mendapatkan banyak pengakuan Internasional di antaranya Excellent Communications Design Apps dalam German Design Award 2020, AR Best Campaign at the Augmented World Expo’s 7th Annual Auggie Awards 2015 dan 2016 di Silicon Valley, Innovation 40 dari The New Economy London di London Stock Exchange, dan Metaverse Tech Companies to Watch in 2022 versi Forbes.

Perseroan dan Perusahaan Anak (selanjutnya disebut sebagai “WIR Group”) kemudian menyelesaikan berbagai proyek di bidang edukasi, penerbitan, dan game. WIR Group pada 2015 memperluas kegiatan usahanya untuk memberikan jasa layanan media/iklan, melalui unit teknologi DAV dan perdagangan ritel melalui Mind Store.

Pada 2019, Perseroan membentuk unit teknologi Minar di bawah PT Mata Nilai Republik untuk mengembangkan AR geo location based gaming. Pada tanggal 04 April 2022, PT WIR ASIA Tbk atau dikenal WIR Group resmi mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan kode saham WIRG.

)***benksu/tjoek

Share Article :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *