PELITA Terangi Masjid Jami Al Anwar, Kuda Biru Project Perluas Penerangan Tenaga Surya

Kuda Biru Project melalui program PELITA (Penerangan Lingkungan Tenaga Surya). Kali ini, PELITA hadir di Masjid Jami Al Anwar, Jalan Bangka Raya No. 21, Jakarta Selatan. (FOTO : Ombenk/Uritanet.com)
Bagikan ke orang lain :

Uritanet – Jakarta, 23 September 2026 – Akses penerangan di lingkungan masyarakat terus diperluas Kuda Biru Project melalui program PELITA (Penerangan Lingkungan Tenaga Surya). Kali ini, PELITA hadir di Masjid Jami Al Anwar, Jalan Bangka Raya No. 21, Jakarta Selatan.

Program tersebut menghadirkan penerangan berbasis tenaga surya sebagai alternatif yang hemat energi dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terciptanya lingkungan yang lebih terang, aman, dan nyaman bagi masyarakat sekitar.

Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana, mengatakan PELITA dirancang agar manfaat yang diberikan dapat dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga dari satu titik penerangan ini bisa memberikan lebih banyak manfaat dan membawa semakin banyak berkah bagi masyarakat. Karena yang kita harapkan bukan hanya lingkungan yang terang, tetapi juga hati yang terang dan masa depan yang terang,” ujar Merry Riana.

Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana

PELITA menyasar sejumlah lokasi yang membutuhkan penerangan lebih baik, mulai dari gang dan permukiman warga, akses rumah ibadah, sekolah, pasar, hingga fasilitas publik lainnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Jakarta Selatan, Zainah Al Haddad, yang turut hadir dalam peresmian tersebut, berharap program serupa dapat terus diperluas ke berbagai wilayah.

“Mudah-mudahan hadirnya PELITA ini bisa memberikan manfaat bagi kita semua. Semoga ke depannya semakin banyak lagi titik penerangan yang bisa dihadirkan oleh Kuda Biru Project untuk masyarakat,” ujarnya.

Sambutan positif juga disampaikan perwakilan jamaah Masjid Jami Al Anwar, Ust. Oyon. Ia berharap penerangan berbasis tenaga surya tersebut tidak hanya hadir di lingkungan rumah ibadah, tetapi juga menjangkau permukiman yang masih membutuhkan penerangan.

“Alhamdulillah, semoga kebaikan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi masyarakat lebih luas,” katanya.

Masjid Jami Al Anwar menjadi salah satu titik penerangan yang ditambahkan dalam rangkaian program PELITA. Sebelumnya, program tersebut telah diresmikan di Majlis Ta’lim Al Mardhiyyah pada 19 Agustus dan Masjid Jami At-Taqwa, Jakarta Timur, pada 18 Agustus 2026.

Selain menghadirkan penerangan, Kuda Biru Project dalam kesempatan tersebut juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa beras, mi instan, dan gula pasir kepada warga prasejahtera di sekitar Masjid Jami Al Anwar.

Melalui semangat Hadir, Peduli, dan Berbagi, Kuda Biru Project menyatakan kegiatan sosialnya ditujukan bagi masyarakat secara inklusif tanpa membedakan agama, suku, maupun golongan.

Program PELITA pun diharapkan tidak berhenti pada penambahan titik penerangan, tetapi dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan yang lebih nyaman sekaligus memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

**Benksu

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *