WINTEQ Bawa Teknologi Otomasi Manufaktur Indonesia ke Filipina

Bagikan ke orang lain :

Uritanet – Karawang – 17 September 2026  Pertumbuhan industri otomotif di Filipina membuka peluang baru bagi pengembangan teknologi otomasi manufaktur dari Indonesia. Peluang tersebut dimanfaatkan PT Astra Otoparts Divisi WINTEQ dengan mengekspor sejumlah mesin industri dan sistem otomasi hasil pengembangan di Indonesia ke Filipina.

Ekspansi ini menjadi bagian dari langkah WINTEQ memperluas pasar solusi engineering dan otomasi manufaktur di kawasan Asia Tenggara. Sebelumnya, divisi riset dan pengembangan Astra Otoparts tersebut telah mengirimkan mesin precision grinding ke Thailand dan Vietnam.

Untuk pasar Filipina, WINTEQ mengirimkan sejumlah solusi engineering kepada Astra Otoparts Philippines Inc. (AOPP), anak usaha Astra Otoparts yang mengembangkan bisnis di negara tersebut. Produk yang dikirim antara lain Automation Machining Line, Automation Casting Line, dan Special Purpose Machinery.

Momentum ekspor perdana tersebut ditandai dengan prosesi pemotongan pita oleh Chief Operating Officer WINTEQ Fadli Hari Purnomo di fasilitas produksi WINTEQ, Karawang, pada akhir Agustus 2026.

“Ekspansi ini merupakan langkah penting bagi WINTEQ dalam memperluas kapabilitas dan jangkauan bisnis otomasi dan special purpose machinery ke pasar regional. Kepercayaan dari AOPP menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas engineering, kemampuan integrasi sistem, dan menghadirkan solusi otomasi manufaktur yang mampu memberikan nilai tambah bagi pelanggan,” ujar Fadli.

Pasar Sepeda Motor Filipina Terus Bertumbuh

Ekspansi WINTEQ ke Filipina berlangsung di tengah pertumbuhan pasar kendaraan roda dua di negara tersebut. Data Motorcycle Development Program Participants Association Inc. (MDPPA) mencatat penjualan sepeda motor di Filipina hingga Juni 2026 mencapai sekitar 939.528 unit, atau tumbuh sekitar 3,58 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dalam periode 2020–2025, pasar kendaraan roda dua Filipina juga mencatat rata-rata pertumbuhan sekitar 7,5 persen per tahun.

Pertumbuhan tersebut turut meningkatkan kebutuhan industri terhadap kapasitas produksi, efisiensi proses, serta penerapan otomasi manufaktur.

Kondisi ini menjadi peluang bagi WINTEQ untuk membawa pengalaman dan teknologi yang dikembangkan di Indonesia ke lingkungan manufaktur Filipina. Tidak hanya memasok mesin, WINTEQ juga membawa kemampuan engineering dan integrasi sistem untuk mendukung kebutuhan proses produksi.

Pengalaman di Thailand, Vietnam, dan kini Filipina menjadi bagian dari pengembangan cakupan WINTEQ di pasar Asia Tenggara. Kapabilitas tersebut mencakup perancangan mesin, integrasi sistem, hingga penyediaan solusi otomasi yang disesuaikan dengan kebutuhan industri.

 

Ekspansi regional ini sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi otomasi dan solusi manufaktur terintegrasi yang dikembangkan WINTEQ, baik untuk kebutuhan industri Grup Astra maupun pelanggan eksternal di Indonesia dan kawasan regional.

**Benksu

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *