Dubes RI dan Ratusan Diaspora Indonesia di Sindh Gelar Silaturahmi Hangat

Bagikan ke orang lain :

Karachi ! Uritanet.com —

Jarak ribuan mil dari tanah air tidak sedikit pun menyurutkan kehangatan dan semangat kekeluargaan masyarakat Indonesia di Pakistan. Hubungan emosional yang kuat ini terpancar nyata saat Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI) untuk Pakistan, Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo, M.Sc., menggelar acara silaturahmi akbar bersama sekitar 300 diaspora Indonesia yang menetap di Provinsi Sindh.

Acara yang berlangsung di Karachi pada Jumat (17/07/2026) ini dihadiri langsung oleh Dubes RI yang didampingi oleh Ny. Tamara Yunita Sukotjo, beserta delegasi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad dan Tim Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Karachi.

Pertemuan ini menjadi ruang komunikasi langsung yang menyatukan berbagai elemen bangsa di perantauan, mulai dari pelajar, pekerja migran Indonesia (PMI), hingga keluarga perkawinan campuran (mixed married).

Menatap Aspirasi, Meneguhkan Perlindungan WNI

Bagi Perwakilan RI di Pakistan, diaspora bukan sekadar warga negara yang tinggal di luar negeri, melainkan aset bangsa sekaligus bagian integral dari keluarga besar Indonesia.

Pertemuan ini dimanfaatkan secara optimal oleh pihak kedutaan untuk mendengar langsung aspirasi, keluh kesah, serta harapan yang dibawa oleh para WNI.

Kolaborasi apik antara KBRI Islamabad dan KJRI Karachi dalam acara ini mempertegas komitmen negara untuk selalu hadir memberikan perlindungan maksimal dan pelayanan terbaik bagi warga negaranya, di mana pun mereka berada.

Dari Keamanan hingga Wawasan Kebangsaan

Silaturahmi yang berjalan dinamis ini diisi dengan rangkaian agenda informatif dan edukatif yang dibawakan langsung oleh para pejabat berwenang :

Apresiasi dan Sambutan Hangat: Konsul Jenderal RI di Karachi bersama Dubes RI membuka acara dengan menyampaikan apresiasi mendalam atas soliditas dan antusiasme tinggi masyarakat Indonesia di Provinsi Sindh yang meluangkan waktu untuk hadir.

Pembaruan Situasi Keamanan: Atase Pertahanan RI Islamabad memberikan paparan komprehensif mengenai situasi keamanan terkini di Pakistan. Langkah preventif ini bertujuan agar seluruh WNI tetap waspada, teredukasi, dan mampu menjaga keselamatan diri dengan baik.

Penguatan Wawasan Kebangsaan: Sekretaris Pertama Politik KBRI Islamabad menyampaikan materi pembekalan moral untuk membakar kembali semangat nasionalisme. WNI diajak untuk tetap menjadi duta bangsa yang menjaga nama baik Indonesia di kancah internasional.

Sosialisasi Connect Indonesia: Pejabat Fungsi Protokol dan Konsuler (PF Protkons) KJRI Karachi mengenalkan program Connect Indonesia. Inovasi digital ini dirancang khusus untuk memperkuat jejaring komunikasi dan mempererat silaturahmi antarsesama WNI di Pakistan.

Komitmen Zona Integritas: Momentum sosialisasi ini juga menjadi penanda penting atas komitmen jajaran Perwakilan RI dalam meneguhkan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Momentum Pemersatu di Sindh

Kehadiran ratusan diaspora Indonesia di Karachi menjadi bukti sahih bahwa persatuan bangsa tidak dibatasi oleh sekat geografis.

Acara ini sukses mentransformasikan ruang pertemuan menjadi sebuah rumah yang penuh dengan rasa aman, keterbukaan, dan gotong royong.

Melalui pertukaran informasi yang transparan dan serapan aspirasi yang solutif, komitmen bersama antara pemerintah dan warganya kini berdiri semakin kokoh.

Pada akhirnya, silaturahmi akbar di Provinsi Sindh ini bukan sekadar agenda seremonial diplomatik di atas kertas. Ini adalah manifesto nyata dari kehadiran negara yang memeluk hangat rakyatnya di luar negeri.

Sebuah langkah konkret yang membuktikan bahwa sejauh apa pun kaki melangkah meninggalkan ibu pertiwi, perlindungan negara dan ikatan persaudaraan sesama anak bangsa akan selalu melekat, menjaga, dan tidak pernah membiarkan Anda berjalan sendirian.

)***Git / Tjoek / Foto Ist

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *