SAPX Express Mampu Mencetak Laba Positif di Tengah Melemahnya Kondisi Makro Ekonomi 

Bagikan ke orang lain :

Uritanet – Jakarta, 10 Juni 2026   PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) atau yang lebih dikenal dengan SAPX Express, perusahaan jasa pengiriman dengan tagline #JagonyaCOD, terus menunjukkan ketahanan bisnis di tengah dinamika ekonomi nasional. Sejak didirikan dan mulai beroperasi pada 2014, SAPX Express telah membangun jaringan pengiriman yang menjangkau seluruh destinasi di Indonesia.

Sepanjang tahun 2025, perekonomian Indonesia menghadapi tantangan yang cukup signifikan. Tekanan terhadap daya beli masyarakat meningkat akibat kenaikan harga kebutuhan pokok dan energi, yang berdampak pada melemahnya Indeks Keyakinan Konsumen dan aktivitas konsumsi di sektor ritel.

Meski demikian, Perseroan mampu menjaga stabilitas kinerja operasional dengan baik. Segmen business-to-business (B2B) menunjukkan ketahanan yang positif, didorong oleh permintaan dari sektor perbankan, FMCG, serta berbagai pelaku usaha yang memanfaatkan layanan distribusi dan logistik terintegrasi yang disediakan Perseroan.

Sementara itu, meskipun mengalami perlambatan, transaksi dari marketplace dan e-commerce tetap menjadi penggerak utama permintaan layanan pengantaran. Untuk merespons kondisi pasar yang dinamis, Perseroan secara adaptif melakukan penyesuaian strategi operasional dan menjalankan berbagai program efisiensi biaya sehingga kualitas layanan tetap terjaga dan daya saing operasional dapat dipertahankan.

Dari sisi keuangan, Perseroan berhasil mempertahankan pendapatan di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Hingga 31 Desember 2025, SAPX Express membukukan pendapatan sebesar Rp523,13 miliar, dibandingkan Rp682,51 miliar pada tahun 2024.

Total aset Perseroan tercatat sebesar Rp410,53 miliar pada tahun 2025 atau meningkat 6,39% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp385,88 miliar. Laba usaha juga menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 29,72%, dari Rp7,80 miliar pada tahun 2024 menjadi Rp10,11 miliar pada tahun 2025.

Adapun laba komprehensif tahun berjalan tercatat sebesar Rp9,56 miliar pada tahun 2025, menurun 58,98% dibandingkan capaian tahun 2024 sebesar Rp23,30 miliar.

Kinerja positif Perseroan sepanjang tahun 2025 turut mendapatkan pengakuan dari berbagai mitra strategis dan pelaku industri. SAPX Express berhasil meraih penghargaan Best Courier Partner 2025 dari DHL, salah satu perusahaan logistik terkemuka dunia. Selain itu, Perseroan juga memperoleh penghargaan The Best Logistic Partner 2025 dari Everpro, platform penyedia solusi terintegrasi yang mendukung pengembangan bisnis online dan UMKM di Indonesia.

Tak hanya itu, SAPX Express juga menerima penghargaan Operational Excellence dalam ajang Asia Consumer Sourcing Expo (CSE Asia) Indonesia. Berbagai penghargaan tersebut menjadi bukti eksistensi dan daya saing Perseroan di tengah persaingan industri kurir yang semakin ketat serta kondisi ekonomi yang penuh tantangan.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang diselenggarakan pada 10 Juni 2026, Perseroan mengajukan lima mata acara rapat, yaitu:

1. Persetujuan dan pengesahan Laporan Tahunan Perseroan Tahun Buku 2025, termasuk Laporan Direksi, Laporan Dewan Komisaris, Laporan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (Laporan Keberlanjutan), serta Laporan Keuangan Auditan yang berakhir pada 31 Desember 2025, termasuk pemberian pelunasan dan pembebasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama Tahun Buku 2025.

2. Persetujuan penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

3. Persetujuan penetapan gaji dan honorarium anggota Direksi dan Dewan Komisaris untuk tahun 2026.

4. Persetujuan penunjukan Kantor Akuntan Publik untuk Tahun Buku 2026.

5. Persetujuan atas rencana Perseroan untuk memberikan jaminan atas seluruh atau sebagian besar harta kekayaan Perseroan dalam rangka menjamin kewajiban dan/atau utang terkait rencana pembiayaan di masa mendatang, termasuk namun tidak terbatas pada penerbitan surat utang, fasilitas sindikasi, maupun fasilitas bilateral yang diberikan oleh lembaga keuangan, baik dari dalam maupun luar negeri, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif, SAPX Express juga terus memperkuat implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG). Penerapan tata kelola tidak hanya dilakukan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan yang berlaku, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi Perseroan dalam menjaga keberlanjutan usaha dan menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

***

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *