Uritanet – Jakarta, 25 April 2026 — Kebutuhan kelistrikan mobil modern terus berkembang. Bukan hanya untuk menyalakan mesin, aki kini juga menopang berbagai fitur elektronik yang semakin kompleks, mulai dari sistem hiburan, sensor, hingga perangkat tambahan lain yang menunjang kenyamanan berkendara. Melihat kebutuhan itu, Aspira resmi memperkenalkan dua produk aki mobil terbarunya, Aspira Battery LN2 dan LN3, dalam peluncuran yang digelar di kawasan Kelapa Gading,
Jakarta, Sabtu (25/4) Hadir sebagai jawaban untuk kendaraan modern, Aspira Battery LN Series mengusung standar European type (LN) yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan suplai daya lebih besar, lebih stabil, dan lebih tahan lama. Segmen ini semakin relevan seiring banyaknya mobil MPV dan SUV masa kini yang dibekali fitur elektronik lebih lengkap dibanding generasi sebelumnya.
Aspira Battery LN2 diposisikan untuk kendaraan MPV dan SUV bermesin bensin seperti Toyota Innova Reborn, Alphard, Fortuner, hingga Mitsubishi Pajero dan model sejenis. Sementara Aspira Battery LN3 ditujukan bagi kendaraan diesel di kelas SUV dan MPV yang membutuhkan suplai tenaga lebih tinggi untuk proses starter dan sistem kelistrikan. Menariknya, kedua aki ini hadir dengan dimensi yang sudah disesuaikan dengan aki bawaan kendaraan. Artinya, pengguna tidak perlu melakukan ubahan tambahan saat pemasangan.
“Secara dimensi, aki Aspira LN2 dan LN3 ini memiliki ukuran yang sama dengan aki bawaan mobil. Jadi bisa dipasang langsung menggantikan aki bawaan tanpa perlu penyesuaian dan sudah maintenance free,” ujar Bima Aryo Wicaksono, Marketing Department Head Aspira Battery Roda 4, saat peluncuran produk.
Kemudahan pemasangan itu menjadi salah satu nilai praktis yang ditawarkan Aspira. Di tengah tren konsumen yang semakin mengutamakan efisiensi dan kemudahan perawatan, konsep maintenance free (MF) menjadi nilai tambah tersendiri karena pengguna tidak lagi direpotkan dengan pengecekan air aki secara berkala.
Namun bukan hanya soal praktis, Aspira juga menonjolkan performa. Dibandingkan aki bawaan maupun kompetitor di kelasnya, Aspira LN Series membawa kapasitas daya yang lebih besar.
“Secara kapasitas kami memang lebih tinggi dibandingkan baterai bawaan maupun kompetitor,” lanjut Bima.
Aspira Battery LN2 hadir dengan voltase 12V dan kapasitas 62 Ah, lebih besar dari rata-rata aki bawaan mobil bensin di kelasnya.
Sedangkan Aspira Battery LN3 membawa kapasitas hingga 80 Ah, dirancang untuk menopang kebutuhan kendaraan diesel yang membutuhkan daya starter lebih besar dan suplai listrik lebih konsisten. Tak berhenti di situ, Aspira juga meningkatkan nilai Cold Cranking Ampere (CCA), yakni kemampuan aki mengalirkan arus listrik saat proses starter, terutama dalam kondisi suhu rendah atau saat mesin membutuhkan dorongan awal yang lebih kuat. Peningkatan ini membuat proses starter terasa lebih responsif dan bertenaga.
Selain CCA, Aspira juga menyematkan Reserve Capacity (RC) yang lebih baik. Fitur ini memungkinkan aki menyuplai listrik secara stabil dalam durasi lebih lama, sebuah keunggulan yang penting untuk kendaraan dengan banyak perangkat tambahan seperti dashcam, audio aftermarket, lampu tambahan, hingga perangkat charging.
“Artinya daya listrik yang dihasilkan lebih stabil, jadi cocok untuk kendaraan dengan banyak tambahan aksesoris,” jelas Bima.
Dengan kombinasi kapasitas lebih besar, arus starter lebih kuat, dan suplai listrik lebih stabil, Aspira melihat LN Series bukan sekadar produk pengganti aki bawaan, tetapi sebagai upgrade untuk kendaraan modern yang kini semakin bergantung pada sistem kelistrikan. Untuk pasar Indonesia, Aspira Battery LN2 dipasarkan dengan harga Rp1.825.000, sementara Aspira Battery LN3 dibanderol Rp2.175.000.
Lewat peluncuran ini, Aspira menegaskan arah pengembangan produknya yang tak lagi sekadar fokus pada fungsi dasar aki, tetapi juga menjawab perubahan kebutuhan mobil masa kini—di mana satu aki kini dituntut bekerja lebih cerdas, lebih kuat, dan lebih tahan lama
**Benksu

