Uritanet – Jakarta 24 April 2026 Perayaan tiga dekade Frank & Co. berlangsung dengan cara yang tak biasa. Di jantung Jakarta, tepatnya di Gedung A.A. Maramis, brand perhiasan berlian ini menghadirkan sebuah pengalaman yang bukan sekadar pameran—melainkan perjalanan emosional yang merangkai waktu, cinta, dan keindahan alam dalam satu ruang imersif bertajuk 30 Years of Love.
Sejak didirikan pada 1996, Frank & Co. menapaki jalannya dengan satu pijakan yang konsisten: menghadirkan berlian berkualitas internasional dengan kejujuran sebagai fondasi utama.

“komitmen tersebut tidak pernah berubah, bahkan ketika industri perhiasan kini dihadapkan pada maraknya berlian sintetis.” Ungkap General Manager Rolly Soesanto
Bagi mereka, berlian bukan sekadar produk, melainkan simbol keaslian—sebuah narasi panjang yang lahir dari proses alam yang tak tergantikan.
Narasi itu terasa hidup begitu memasuki ruang pameran. Pengunjung diajak menyusuri tiga lorong utama yang dirancang seperti bab dalam sebuah kisah.

Lorong pertama, The First and Foremost, membawa pengunjung kembali ke masa awal perjalanan brand. Di sini, evolusi desain, identitas, hingga kolaborasi dengan figur publik seperti Nadya Hutagalung, Maudy Ayunda, dan Monica Ivena menjadi potret bagaimana Frank & Co. tumbuh bersama cerita cinta masyarakat Indonesia.
Perjalanan berlanjut ke lorong kedua, When You Know, You Know, yang menjadi jantung pengalaman interaktif. Di sinilah pengunjung diajak “berdialog” langsung dengan berlian—melalui mikroskop dan alat uji keaslian, mereka dapat melihat detail inklusi alami yang menjadi sidik jari unik setiap batu. Sebuah pengingat bahwa berlian alami terbentuk jauh di dalam perut bumi, pada kedalaman ratusan kilometer, di bawah tekanan dan suhu ekstrem selama jutaan hingga miliaran tahun.
Puncaknya hadir di lorong ketiga, The Future of Love. Ruang ini terasa personal dan reflektif. Pengunjung dapat mengunggah pesan dan kenangan mereka, yang kemudian ditampilkan dalam instalasi visual imersif. Sebuah simbol bahwa di balik kilaunya, berlian selalu tentang manusia—tentang hubungan, komitmen, dan kenangan yang ingin dijaga selamanya.

Lebih dari sekadar perayaan ulang tahun, pameran ini juga menjadi cara Frank & Co. memperkenalkan kembali makna keaslian di tengah perubahan zaman.
Berlian, seperti cinta, tidak selalu datang dengan penjelasan panjang—ia hadir dengan keyakinan sederhana: ketika itu tepat, kita akan tahu.
Di usia ke-30, Frank & Co. tidak hanya merayakan perjalanan, tetapi juga mengajak publik untuk berhenti sejenak, melihat lebih dalam, dan memahami bahwa di balik setiap kilau, ada cerita panjang yang dibentuk oleh waktu, tekanan, dan kesabaran. Sebuah refleksi yang, pada akhirnya, terasa sangat manusiawi.
**Benksu

