Jakarta ! Uritanet.com :
Di tengah dinamika industri fashion Indonesia yang terus bergerak cepat, The Canopy Room hadir sebagai destinasi multi-brand fashion yang menawarkan pendekatan berbeda, relevan, dan berakar kuat pada nilai lokal.
Berlokasi di Jakarta, kota yang menjadi pusat pergerakan kreatif nasional, The Canopy Room tidak sekadar menjadi ruang ritel, tetapi tumbuh sebagai ekosistem yang mempertemukan desainer independen, brand kontemporer, dan komunitas kreatif dalam satu naungan yang saling menguatkan.
Mengusung kurasi yang ketat dan berkesadaran, The Canopy Room dibangun atas kecintaan terhadap craftsmanship, storytelling, dan identitas budaya.
Setiap brand yang dihadirkan dipilih bukan semata karena estetika visual, melainkan karena nilai, proses kreatif, serta narasi yang membentuk karya tersebut.
Pendekatan ini menjadikan pengalaman berbelanja lebih personal, bermakna, dan relevan dengan kebutuhan konsumen urban masa kini.

Nama canopy dipilih sebagai simbol ruang teduh, tempat ide, kreativitas, dan kolaborasi dapat tumbuh secara alami. Di bawah satu atap, pengunjung diajak mengenal lebih dekat karya para desainer lokal, baik yang tengah berkembang maupun yang telah mapan, dengan visi yang sejalan dalam menciptakan fashion yang bernilai dan berkelanjutan.
Creative Director The Canopy Room, Anita Anastasia, menyampaikan bahwa kehadiran ruang ini dilandasi oleh keyakinan akan besarnya potensi talenta kreatif Indonesia.
“Kami ingin menghadirkan ruang yang tidak hanya menjual produk, tetapi juga membangun ekosistem apresiasi terhadap proses kreatif. The Canopy Room menjadi jembatan antara kreator dan komunitas, dengan komitmen pada keberlanjutan, keaslian, serta kualitas craftsmanship. Setiap pembelian diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata bagi masa depan industri kreatif Indonesia,” ujarnya.
Menyasar perempuan urban berusia 25 hingga 45 tahun, The Canopy Room merespons gaya hidup kontemporer melalui koleksi yang fungsional, eksklusif, dan sarat makna.

Kurasi yang matang menjembatani kebutuhan akan aksesibilitas dengan kualitas tinggi, tanpa mengorbankan identitas dan nilai artistik di balik setiap produk.
Lebih dari sekadar destinasi belanja, The Canopy Room diposisikan sebagai ruang bertemunya komunitas, tempat dialog kreatif dan kolaborasi lintas disiplin tumbuh secara organik.
Komitmen ini diwujudkan melalui kolaborasi dengan sejumlah brand lokal pilihan seperti Renoa, Objects of Bentala, Rona Studio, Dare Label, Isoos Studio, Saint x Sinner, Merlot, dan Aloes, yang menghadirkan koleksi eksklusif dengan karakter kuat dan kualitas terjaga.
Melalui kehadirannya di Jakarta, The Canopy Room mengajak masyarakat memandang fashion sebagai cerita yang hidup, karya yang bermakna, dan identitas yang terus berkembang seiring waktu.
Di sinilah fashion tidak hanya dikenakan, tetapi dipahami, diapresiasi, dan dirayakan bersama, menjadikan The Canopy Room bukan sekadar ruang, melainkan pernyataan sikap bagi masa depan fashion Indonesia yang lebih berkelas, berkelanjutan, dan berdaya.
Dan ketika fashion menemukan rumahnya, di sanalah nilai, identitas, dan masa depan industri kreatif Indonesia bernaung dengan mantap dan tak tergoyahkan.
)**Tjoek / Foto Ist

