Deklarasi Komando Moeldoko Menjadi Presidium Komando Moeldoko, “Follow Me for Moeldoko”

Jakarta, Uritanet – Setelah 5 (lima) Tahun berjalan sebagai Komando Moeldoko kini untuk lebih mengembangkan dirinya maka dilakukan pendeklarasian  Presidium Komando Moeldoko. Sehingga semua organ – organ yang ada dibawah naungan Komando Moeldoko berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Mulai dari Sabang sampai Merauke, dan dari Miangas sampai Pulau Rote. Demikian ditegaskan Ketua Umum Presidium Komando Moedoko, Drs. George N.Kuahaty, MM di Auditorium Gedung DHN’45, Menteng 31 Jakarta (26/3).

Selama ini Komando Moeldoko merupakan organisasi yang menaungi berbagai organisasi masyarakat yang menghendaki Pancasila, NKRI dan UUD 1945 sebagai Pilar Kebangsaan Indonesia. Dan Komando Moeldoko saat ini menaungi 31 organisasi masyarakat yang tersebar di seluruh Indonesia yang berkomitmen  bersama-sama mewujudkan program-program pemberdayaan yang berdampak pada masyarakat.

Seperti membantu masyarakat yang terdampak letusan Gunung Semeru, Pendistribusian Sembako kepada masyarakat Badui dan juga pemberian  Pengobatan Gratis. Bahkan kedepannya Komando Moeldoko akan mengadakan Pasar Murah, Penanaman Mangrove dan Pengadaan Sumur Bor untuk masyarakat.

Dengan pendeklarasian Presidium Komando Moeldoko, maka seluruh DPD maupun DPC di seluruh Indonesia bersama organ – organ lainnya dapat lebih memainkan fungsi serta perannya dalam membantu serta memberdayakan masyarakat sesuai dengan program – program yang telah dan akan dijalankan nantinya, lanjut George.

Ketua Umum Presidium Komando Moeldoko : Drs. George N Kuahaty, MM

Selain harapan kedepannya, Jend.TNI (Purn) Dr.H.Moeldoko, S.Ip tetap bisa memimpin bangsa Indonesia. Karena figur Moeldoko sebagai tokoh pluralis dan nasionalis ini layak memimpin bangsa yang berbeda suku dan bahasanya. Oleh karena itu peran dari DPD dan DPC Presidium Komando Moeldoko-lah yang dapat meyakinkan bahwa Pemimpin yang kita dukung ini. Pemimpin yang dibutuhkan masyarakat Indonesia. Pada akhirnya kami ingin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk “Follow Me for Moeldoko”, ujar George N.Kuahaty lagi.

“Deklarasi Presidium Komando Moeldoko dengan 31 Organnya mendapat tugas mulia untuk bersama berjuang untuk menjadikan Moeldoko Presiden RI. Di era perjuangan kita membutuhkan popularitas, aksebilitas, sehingga masyarakat menerima sosok yang paling pas mimpin Indonesia. Selanjutnya kita telah memiliki alat perjuangan lain seperti media online, lembaga riset dan penelitian yang diketuai Sekjen Presidium Komando Moeldoko, selain organorgan Presidium yang diisi oleh para akademisi, dokter, lawyer, psikolog, dan sebagainya yang mumpuni,” ucap George. 

DR. Benny Pasaribu Salah Satu Pembina Presidium Komando Moeldoko

Sementara salah seorang Pembina Presidium Komando Moeldoko, DR.Benny Pasaribu mengungkapkan bahwa tantangan bangsa ini kedepan tidak mudah mendapatkan pemimpin yang mampu mempersatukan gerak langkah warga bangsanya dan yang mampu membangun kesejahteraan masyarakatnya. Disamping pemimpinn yang bisa merasakan penderitaan rakyatnya.

Dan sosok, Moeldoko yang merupakan anak petani, memiliki sifat – sifat yang tepat menggambarkan dan dibutuhkan tiga hal diatas, sekaligus sosok yang mumpuni menjadi pemimpin Indonesia masa depan. Selain karena Moeldoko juga mudah diakses dan merakyat. Kini kita hanya bisa berdo’a dan bekerja. Terbukti Moeldoko sangat loyal kepada Presiden Jokowi. Dan berhasil menjaga Persatuan, Kesatuan serta Kebhinekaan Indonesia. Anak petani yang bisa merasakan penderitaan warganya, pungkas Benny Pasaribu.

Ketua Umum Presidium Komando Moeldoko : Drs. George N Kuahaty, MM, didampingi Sekjend Presidium Komando Moeldoko Marlon S. Kansil, S.Pi M.Si, saat konferensi pers usai Deklarasi Presidium Komando Moeldoko (26/3)

Sebagai catatan, Komando Moeldoko lahir dari diskusi tentang tokoh-tokoh nasional yang memiliki pengaruh di Indonesia pada tahun 2018. Nama Moeldoko mendapat simpati yang cukup luas. Semangat juang dan prestasi Jendral (Purn) Dr. H.Moeldoko S.Ip, seorang anak desa yang mampu mencapai pangkat dan posisi tertinggi dalam kemiliteran yaitu Panglima TNI.

Moeldoko mampu menyelesaikan pendidikan S3 dengan nilai sempurna, setelah pensiun dari kemiliteran, Moeldoko mendapat kepercayaan masuk dalam pemerintahan Jokowi sebagai Kepala Staf Presiden. Berbagai tugas dan tanggungjawab dapat diselesaikan dengan baik. Moeldoko layak menjadi pemimpin nasional. Atas dasar inilah Komando Moeldoko terbentuk lima tahun yang lalu.

Adapun 31 organ dibawah naungan Presidium Komando Moeldoko antara lain Generasi Setia Pancasila, Front Betawi Bersatu, Benteng Bersatu Di Rantau, TERUNI (Terang Untuk Indonesia), Srikandi MB, Garuda Indonesia Jaya, Relawan Moeldoko Jatim (RMJ), Peduli Rakyat Nusantara, Relawan Diskusi Canda Sehat, PERMATA (Perempuan Maju Nusantara), Srikandi, Aliansi Masyarakat Entrepreneur Nusantara (AMEN), Laskar Pelangi Nusantara, Mutiara Bangsa, Brigade Majelis Moeldoko, Relawan Moeldoko, Srikandi Indonesia Berkibar, Patriot Nusantara Benteng NKRI, Katong Maluku, Pemuda Pancasila Indonesia Maju (PPIM), Patriot Madani Citra Nusantara (PATMACITA), Srikandi, Paguyuban Banteng Kedaton, Pelita Hati Rakyat (PHR), Arjuna MB, Srikandi Nusantara, Srikandi Berkebaya, Parampuang Kabaresi Voor Moeldoko, Relawan Jokowi Sejati (REJO JATI), Serikat Pedagang Rakyat Nusantara (SPRN), dan Sahabat Nusantara Moeldoko.

Podcast sebelum Deklarasi Presidium Komando Moeldoko dengan DR. Benny Pasaribu Pembina Presidium Komando Moeldoko dipandu Dr.Nishal Kaur Dillon (26/3).

Sementara Deklarasi Presidium Komando Moeldoko berisikan ;

Pertama; Kami Komando Moeldoko bersama menjunjung tinggi nilai nilai kemerdekaan Republik Indonesia melalui NKRI, Pancasila dan Undang — Undang 1945.

Kedua; Kami melalui Komando Moeldoko akan merapatkan barisan dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote untuk menggelorakan perjuangan serta cita — cita satu Bangsa, satu Bahasa dan satu Tanah Air Indonesia.

Ketiga ; Kami Komando Moeldoko bersama Organ Organ Pendukung, meminta dan mendukung Bapak Jenderal Purnawirawan Dr. Moeldoko untuk menjadi Presiden Republik Indonesia Tahun 2024 — 2029.

Semoga Tuhan memberikan berkah dan karuniaNya.
Jakarta, 26 Maret 2022 
Tertanda 
Drs. George N Kuahaty, MM 
Ketua Umum 

Marion S. C Kansil, S.Pi M.Si 
Sekertaris Jenderal 

)**Bambang Tjoek

Comment