Uritanet – Jakarta 26 Juli 2026 Sebagai bentuk komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan sekaligus dukungan terhadap program pemerintah dalam pengurangan limbah dan pembangunan berkelanjutan, KAI Services terus menghadirkan berbagai langkah nyata dalam operasionalnya. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menciptakan ekosistem perkeretaapian yang lebih ramah lingkungan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan berbagai inisiatif ramah lingkungan di berbagai lini layanan. Salah satunya adalah dengan menerapkan teknologi Smart Cleaning yang ramah lingkungan karena mampu menghemat penggunaan air serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi.
Dengan menggunakan mesin pembersih berteknologi Smart Cleaning yang dioperasikan oleh Resclean KAI Services, stasiun-stasiun utama kini menjadi lebih bersih dan ramah lingkungan, sekaligus menghadirkan pengalaman yang lebih nyaman dan menyenangkan bagi para penumpang.
Beberapa mesin pembersih dengan teknologi Smart Cleaning yang digunakan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing lokasi stasiun, yaitu:
- Ride-on Scrubber untuk area yang luas, seperti di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Jatinegara, Purwokerto, Solo Balapan, dan Yogyakarta.
- Automatic Scrubber yang lebih fleksibel digunakan di Stasiun Cikoko, Jatimulya, Dukuh Atas, Harjamukti, Tanah Abang, dan Bekasi.
- Floor Polisher High Speed untuk memberikan hasil pembersihan maksimal di Stasiun Gambir, Pasar Senen, Solo Balapan, dan Purwokerto.
Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa dengan mesin pembersih tersebut, para petugas cleaning KAI Services dapat bekerja lebih cepat dan efisien dalam menjaga kebersihan stasiun dengan standar yang tinggi. Selain itu, penggunaan mesin ini juga lebih ramah lingkungan karena mampu menghemat penggunaan air.
“Semoga dengan hadirnya mesin pembersih dengan teknologi Smart Cleaning ini, selain dapat membersihkan lingkungan stasiun dengan lebih efisien, juga mampu memberikan kesan dan pengalaman yang menyenangkan bagi para penumpang,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya pada Senin (27/7).

Salah seorang petugas kebersihan, Dedi Setiawan, mengaku sangat terbantu dengan penggunaan mesin-mesin pembersih tersebut.
“Pekerjaan jadi lebih cepat dan hasilnya lebih maksimal,” kata Dedi.
Penerapan Smart Cleaning ini juga selaras dengan visi Presiden periode 2024–2029 yang mendukung transformasi digital dan pemanfaatan teknologi di sektor transportasi.
Selain meningkatkan efisiensi operasional, teknologi ini juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) melalui pengurangan penggunaan air dan meminimalkan dampak terhadap lingkungan.
***
