Uritanet, Jakarta –
Melalui Sidang ke 4 ini di PN Jakarta Pusat Tergugat IV Dedy Corbuzier tidak hadir kembali meski persidangan masih seputar kelengkapan berkas (17/10). Seperti diketahui Deddy Corbuzier selaku Tergugat IV diwakili pihak Kementerian Pertahanan, sebagai bagian pihak yang memberikan pangkat kepada sang artis tersebut.
“Jadi yang saya gugat adalah Letkol Titulernya, bukan pribadi. Makanya dihadiri dari kuasa hukum Kemhan, ungkap Syamsul Jahidin, S.I.Kom, S.H.,M.M.,M.I.Kom,” usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat
Syamsul selaku Penggugat yang merupakan seorang akademisi mempertanyakan apa alasan Deddy Corbuzier mendapat pangkat Letkol Tituler tersebut? Apakah lantas lantaran popularitasnya memiliki platform media sosial mendapat atensi untuk mendapatkan pangkat tersebut?
Syamsul Jahidin, S.I.Kom, S.H.,M.M.,M.I.Kom selaku penggugat pencabutan Pangkat Tituler Dedy Corbuzier, yang sudah terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dengan perkara nomor : 508/pdt.g/2024.
Melalui persidangan ini, Syamsul Jahidin, S.I.Kom, S.H.,M.M.,M.I.Kom, mau tahu apakah pertimbangan pemberian pangkat tersebut sudah melalui prosedur yang benar dan tepat, tukasnya.
Maka, kata Syamsul, ini akan menjadi preseden buruk bahwa siapapun sosok terkenal bisa mendapatkan pangkat tersebut.
“Jika hanya memiliki akun YouTube dan lain-lain diberikan pangkat tituler, maka secara otomatis, banyak yang bisa diberikan pangkat Letkol Tituler,” tegas Syamsul Jahidin, S.I.Kom, S.H.,M.M.,M.I.Kom, lebih jauh.
Jadi seperti Contoh Raffi Ahmad, King Uya Kuya maupun para artis atau pesohor lainnya yang memiliki follower banyak, apakah bisa mendapatkan pangkat ini juga !? imbuhnya.
)***Nawasanga