Srikandi Indonesia Bergerak: Yayasan Perempuan Bersinar Gandeng Tokoh Jogja Perang Total Melawan Narkoba

Bagikan ke orang lain :

Yogyakarta ! Uritanet.com –

Ancaman narkotika di Indonesia kini merambah ke ranah yang semakin dekat dengan keseharian keluarga, mulai dari cairan vape hingga kemasan permen. Menyikapi darurat ini, gerakan nyata pencegahan narkoba berbasis kekuatan perempuan mulai diperluas dari jantung Daerah Istimewa Yogyakarta.

Yayasan Perempuan Bersinar Indonesia (Perempuan Bersih Narkoba) mengambil langkah strategis dengan merangkul tokoh-tokoh perempuan berpengaruh.

Langkah ini dipimpin langsung oleh sang inisiator sekaligus Ketua Umum, Trisya Suherman, dalam sebuah pertemuan hangat penuh komitmen di Yogyakarta, Rabu (24/6/2026) malam.

Komitmen Nyata dari Jantung Yogyakarta

Pertemuan yang berlangsung di RM Gudeg Yu Djum Pusat, Jalan Laksda Adisutjipto ini membawa misi penting: menyatukan visi para srikandi bangsa. Trisya Suherman, yang akrab disapa Icha, bersilaturahmi langsung dengan tokoh perempuan Jogja, Sofiatun Gudono (besan dari Presiden ke-7 RI, Joko Widodo), serta tokoh perempuan Bantul, Almira.

Hadir mendampingi Icha, Pengawas Yayasan Perempuan Bersinar Indonesia sekaligus Ketua BNN Kota Tangerang, Kombes Pol Dr. Vivick Tjangkung.

“Kami adalah kumpulan perempuan yang peduli pada masa depan generasi penerus. Secara personal, saya memiliki histori kelam di mana sepupu meninggal dan paman saya lumpuh total akibat narkoba. Tragedi ini memanggil jiwa saya untuk mendirikan Yayasan Perempuan Bersinar,” ujar Icha dengan penuh empati.

Sejak berdiri pada tahun 2024, yayasan ini aktif menggelar edukasi masif, termasuk ajang tahunan Kartini Bersinar (2025 & 2026).

Gerakan ini didukung penuh oleh tokoh nasional seperti Rahayu Saraswati (DPR RI), Nanie Hadi Tjahjanto, SH (Ketua Kowani), Nita Yudi (Ketua Umum Iwapi), hingga pengusaha senior Dewi Motik.

Menjadi ‘Mata dan Telinga’ BNN di Garis Depan

Narkoba bukan lagi sekadar musuh hukum, melainkan perusak masa depan Gen Z dan anak-anak. Oleh karena itu, Yayasan Perempuan Bersinar dipersiapkan menjadi garda terdepan di lingkungan masyarakat dan dunia usaha.

Kombes Pol Dr. Vivick Tjangkung—tokoh kepolisian yang dikenal legendaris dalam pemberantasan narkotika—menegaskan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat jangkauan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Mata dan Telinga BNN: Anggota yayasan bertindak sebagai deteksi dini di lingkungan keluarga dan kerja.

Program Ananda Bersinar: Edukasi natural yang menyasar motorik anak sejak usia PAUD, SD, SMP, SMA, hingga universitas agar imun dari bujuk rayu narkoba.

Corong Wirausaha: Menggerakkan jaringan pengusaha perempuan untuk menyebarkan pesan bersih narkoba.

“Narkoba bukan aib yang harus disembunyikan. Jika ada keluarga yang terjerumus, segera bawa ke BNN setempat untuk mendapatkan fasilitas rehabilitasi secara gratis,” tegas Vivick, yang juga mantan Kapolres Lembata NTT tersebut.

Memutus Rantai Sebelum Terlambat

Icha mengingatkan para ibu dan perempuan Indonesia untuk lebih peka terhadap perubahan gelagat orang-orang terdekat. Kesadaran untuk mengambil tindakan cepat seperti rehabilitasi adalah kunci menyelamatkan nyawa.

“Jangan tunggu sampai kecanduan berat atau sakau. Ujung dari narkoba itu hanya tiga pilihan: penjara, rumah sakit, atau kuburan,” tutur Icha lugas.

Konsolidasi di Jogja ini menjadi tonggak awal bagi Perempuan Bersinar untuk melebarkan sayap kepengurusan ke seluruh pelosok daerah hingga ke mancanegara.

Langkah progresif ini mendapat sambutan dan respons yang sangat positif dari Sofiatun Gudono, yang siap menyatukan frekuensi demi menyelamatkan moral dan masa depan generasi muda Indonesia.

Perjuangan melawan narkoba tidak akan pernah membuahkan hasil jika hanya mengandalkan penegakan hukum di hilir. Gerakan yang diinisiasi oleh Yayasan Perempuan Bersinar Indonesia membuktikan bahwa sentuhan kasih, kepekaan naluri seorang ibu, dan sinergi antar-srikandi bangsa adalah benteng pertahanan paling kokoh di hulu.

Ketika perempuan bergerak dan bersatu, cahaya masa depan anak cucu bangsa dipastikan akan tetap bersinar terang, bersih, dan berwibawa menembus batas waktu.

Mari bersama kita selamatkan generasi, mulailah dari rumah kita sendiri!

)**Git / Tjoek / Foto Ist.

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *