Uritanet – Jakarta, 13 April 2026 — Ada kabar baik bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner. KAI Services membuka pintu kolaborasi bagi produk makanan dan minuman lokal untuk bisa dipasarkan langsung di dalam perjalanan kereta api maupun di Loko Café.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya KAI Services dalam memperkaya pilihan kuliner bagi penumpang sekaligus mendorong pertumbuhan produk UMKM agar naik kelas dan menjangkau pasar yang lebih luas.

Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menyampaikan bahwa pihaknya terbuka bagi UMKM yang ingin bekerja sama, selama produk yang ditawarkan telah memenuhi standar yang ditetapkan.
Menurutnya, aspek kualitas dan keamanan menjadi prioritas utama. Produk UMKM yang ingin masuk harus memiliki sertifikasi seperti halal dan BPOM, serta melalui proses kurasi internal sebelum akhirnya bisa dipasarkan.
“Setelah semua persyaratan terpenuhi, pelaku UMKM dapat mengirimkan sampel produk untuk kami review. Jika sesuai dan bisa melengkapi produk yang sudah ada, tentu kami sangat terbuka untuk kerja sama,” ujarnya.
Tak hanya membuka peluang baru, KAI Services juga telah memulai langkah konkret melalui kolaborasi dengan Kementerian Perdagangan. Dari hasil kurasi bersama, terpilih enam produk UMKM yang kini sudah hadir di layanan mereka.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menjelaskan bahwa empat produk telah tersedia di atas kereta, sementara dua lainnya dipasarkan di Loko Café.
Produk-produk tersebut cukup beragam, mulai dari camilan seperti pempek kering dan keripik, hingga sajian khas seperti tahu walik dan minuman.

Kehadiran produk UMKM ini diharapkan tidak hanya memberikan variasi bagi penumpang, tetapi juga menjadi panggung promosi yang efektif bagi pelaku usaha lokal. Dengan jutaan penumpang kereta setiap bulannya, peluang eksposur bagi produk UMKM pun semakin terbuka lebar.
Ke depan, KAI Services memastikan akan terus memperluas kolaborasi serupa agar semakin banyak produk lokal yang bisa dinikmati masyarakat, bahkan saat berada di perjalanan.
**Benksu

