Uritanet – Jakarta, 10 April 2026 — Di balik capaian kinerja keuangan yang solid sepanjang 2025, KAI Services menegaskan fokus barunya pada penguatan sumber daya manusia (SDM) dan inovasi layanan sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.
Perusahaan mencatat pendapatan sebesar Rp2,791 triliun atau tumbuh 13 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba juga meningkat signifikan menjadi Rp136,7 miliar, naik 24 persen dari 2024. Namun, lebih dari sekadar angka, peningkatan jumlah tenaga kerja menjadi sorotan penting dalam strategi perusahaan.
Jumlah pekerja KAI Services tercatat naik dari 24.457 orang pada 2024 menjadi 27.073 orang di 2025. Penambahan ini dinilai sebagai langkah konkret dalam memperkuat kualitas layanan sekaligus menjawab kebutuhan operasional yang terus berkembang.

Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menilai pertumbuhan tersebut tidak terlepas dari peran SDM yang semakin terkelola dengan baik.
“KAI Services terus menunjukkan pertumbuhan positif dan menjaga kepercayaan yang diberikan melalui pengelolaan sumber daya manusia yang semakin baik,” ujarnya.
Selain penguatan SDM, perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap tata kelola yang transparan. Hal ini tercermin dari raihan opini audit “wajar dalam semua hal yang material” serta predikat kesehatan perusahaan “AA” yang menunjukkan kemampuan sangat kuat dalam memenuhi kewajiban jangka panjang.
Menurut Krisna, capaian ini menjadi pijakan untuk melangkah lebih jauh. Ke depan, KAI Services akan terus mendorong inovasi layanan guna meningkatkan pengalaman pelanggan sekaligus mempertahankan kepercayaan para pemangku kepentingan.

Senada dengan itu, Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendri Wintoko, menyebut 2025 sebagai tahun yang penuh pencapaian positif, baik dari sisi kinerja keuangan maupun kualitas SDM.
Ia menekankan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan perusahaan yang konsisten memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
Dengan fondasi yang semakin kuat, KAI Services kini mengarahkan langkahnya tidak hanya pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan di masa mendatang.
**Benksu

