Uritanet – Madiun, 22 Desember 2025 — Lonjakan mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 dimanfaatkan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih dari sekadar perpindahan moda transportasi. Sejumlah stasiun di wilayah Daop 7 kini dikembangkan sebagai ruang publik yang nyaman, ramah keluarga, dan bernilai edukasi.
Transformasi ini terlihat dari hadirnya ornamen tematik Natal dan Tahun Baru yang mempercantik area stasiun, sekaligus penambahan fasilitas pojok baca di Stasiun Madiun. Inisiatif tersebut menjadi bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan kualitas layanan berbasis pengalaman pelanggan (customer experience) di tengah tingginya arus penumpang Nataru.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, mengatakan bahwa stasiun kini tidak hanya difungsikan sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga ruang tunggu yang memberikan kenyamanan dan manfaat tambahan bagi masyarakat.
“Kami ingin pelanggan merasakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan sejak berada di stasiun. Karena itu, selain mempercantik suasana, kami juga menghadirkan fasilitas yang bersifat edukatif,” ujarnya, Senin (22/12/2025).
Pojok baca yang dihadirkan di Stasiun Madiun menyediakan beragam koleksi buku bacaan dan dapat dimanfaatkan oleh penumpang, pengantar, maupun penjemput.
Fasilitas ini didukung oleh Gramedia, yang menyediakan koleksi buku untuk dibaca di tempat. Kehadiran pojok baca tersebut diharapkan dapat mengubah waktu tunggu menjadi aktivitas yang lebih produktif.
Selain Stasiun Madiun, ornamen tematik Nataru juga dihadirkan di Stasiun Kediri dan Stasiun Blitar.
Penataan ruang ini sekaligus menyediakan area foto (photo booth) yang dimanfaatkan pelanggan untuk mengabadikan momen perjalanan bersama keluarga selama libur akhir tahun.

Di tengah upaya peningkatan layanan tersebut, arus penumpang di wilayah Daop 7 Madiun tercatat cukup tinggi. Hingga Senin (22/12), sebanyak 94.402 pelanggan telah memesan tiket keberangkatan dari wilayah Daop 7, sementara jumlah penumpang yang tiba mencapai 98.544 orang. Pergerakan penumpang terbesar tercatat di Stasiun Madiun, Kediri, Jombang, dan Blitar.
Untuk mengantisipasi tingginya permintaan perjalanan, KAI Daop 7 Madiun juga mengimbau masyarakat memanfaatkan fitur Connecting Train pada aplikasi Access by KAI sebagai alternatif apabila tiket langsung ke tujuan telah habis. Digitalisasi layanan ini menjadi bagian dari strategi KAI dalam memastikan perjalanan tetap aman, nyaman, dan terencana.
Dengan pendekatan tersebut, KAI Daop 7 Madiun menegaskan perannya bukan hanya sebagai operator transportasi, tetapi juga penyedia ruang publik yang inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat di momen libur besar seperti Natal dan Tahun Baru.
**Benksu

