Uritanet – Madiun Desember 2025 Di tengah tuntutan layanan transportasi yang semakin tinggi, kesehatan pekerja menjadi faktor krusial yang kerap luput dari perhatian. Menyadari hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daerah Operasi 7 Madiun menginisiasi langkah preventif dengan menggelar webinar deteksi dini kanker bagi para pegawainya.
Kegiatan edukasi kesehatan yang digelar secara daring pada Rabu (17/12) ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berorientasi pada pencegahan penyakit dan keberlanjutan kinerja sumber daya manusia.

Webinar diikuti jajaran manajemen hingga pekerja Daop 7 Madiun dari berbagai unit kerja.
Vice President Daop 7 Madiun, Ali Afandi, menegaskan bahwa pendekatan preventif terhadap kesehatan pekerja merupakan investasi jangka panjang perusahaan.
Menurutnya, kualitas layanan kepada masyarakat tidak dapat dipisahkan dari kondisi fisik dan mental para pekerja di lapangan maupun di balik layar operasional.
“Menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab individu, tetapi juga bagian dari komitmen perusahaan. SDM yang sehat akan berdampak langsung pada keselamatan perjalanan dan kualitas layanan yang dirasakan pelanggan,” ujarnya.
Dalam webinar tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya deteksi dini kanker melalui paparan dr. Nur Atina Rahmawati, SpPD, dokter spesialis penyakit dalam dari RS Bhayangkara Nganjuk. Ia mengulas sejumlah jenis kanker yang banyak terjadi di Indonesia serta langkah-langkah deteksi awal yang dapat dilakukan secara mandiri maupun melalui fasilitas kesehatan.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan seputar faktor risiko dan pola hidup sehat, mencerminkan tingginya minat pekerja terhadap isu kesehatan. KAI Daop 7 Madiun menilai antusiasme tersebut sebagai indikator positif tumbuhnya kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Melalui kegiatan ini, KAI Daop 7 Madiun berharap tercipta lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif. Pendekatan preventif terhadap kesehatan pekerja diharapkan mampu mendukung keberlangsungan layanan perkeretaapian yang aman, andal, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat dalam jangka panjang.
**Benksu

