Bagikan ke orang lain :
Uritanet, Uster –
Pinggiran Zurich, Kamis 26 Oktober 2024, pukul 10.00. Muriel Furrer, bernomor punggung 84, bersama ratusan pembalap sepeda junior U 19 dari berbagai negara, mulai mengayuh sepedanya.
73 km jarak yang harus ditempuhnya. Muriel hapal di luar kepala jalur antara Uster hingga Greifensee. Pembalap muda harapan Heidiland ini tinggal hanya 10 km dari lokasi kejuaraan dunia balap sepeda di Zurich.
Ini adalah turnamen terakhir, sebelum musim dingin tiba. “Saya ingin mengukir prestasi di kandang sendiri,” tekadnya sebelum mengikuti kompetisi ini.

Di Schmalzgruebstrasse, jalur aspal yang dikepung hutan lebat dan penuh tikungan, Muriel terpelanting, dan meninggal di Unispital Zurich.
)**Krisna.D
Related posts:
Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Matangkan RAN Pelayanan Kepemudaan Menuju Indonesia Emas 2...
May 17, 2025KASAD 6th Asian Taekwondo Open Championship 2024 Resmi Dibuka Menpora Dito Ariotedjo
October 16, 2024Kartini Atlet Senam Ritmik Indonesia, Sutjiati Narendra Gagal Berangkat ke SEA Games 2021
April 22, 2022Bagikan ke orang lain :

