Uritanet – Jakarta, 9 April 2026 — Pengalaman perjalanan kereta api kini tak lagi sekadar soal berpindah dari satu kota ke kota lain. Bagi banyak penumpang, terutama generasi muda, menikmati ragam kuliner selama perjalanan menjadi bagian penting yang turut menentukan kenyamanan.
Menjawab perubahan selera tersebut, KAI Services terus menghadirkan inovasi menu di layanan Kuliner Kereta. Tak hanya mempertahankan menu legendaris, perusahaan juga mulai menyasar preferensi Gen Z dan Gen Alpha dengan pilihan makanan kekinian.
Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, menjelaskan bahwa inovasi ini dilakukan untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih relevan dengan gaya hidup penumpang masa kini.
“Kami ingin perjalanan kereta menjadi lebih menyenangkan dengan banyak pilihan menu.
Karena itu, kami menghadirkan produk seperti Cuank! dan toast dengan berbagai varian rasa yang dekat dengan selera anak muda,” ujarnya.
Langkah ini mencerminkan perubahan pendekatan layanan, di mana kuliner tidak lagi sekadar pelengkap, melainkan bagian dari pengalaman perjalanan itu sendiri. Menu-menu praktis dan modern seperti toast kini hadir berdampingan dengan sajian khas yang sudah lama menjadi favorit.
Meski demikian, KAI Services memastikan tidak meninggalkan cita rasa yang telah melekat di hati pelanggan. Menu andalan seperti Sei Sapi dan Nasi Goreng Parahyangan tetap dipertahankan dengan menjaga konsistensi rasa dan kualitas.

Bagi penumpang seperti Daffa Saputra, kehadiran menu yang lebih variatif menjadi nilai tambah tersendiri. Ia menilai, pilihan makanan di kereta kini semakin beragam dan mengikuti tren.
“Sekarang pilihan makanannya lebih banyak. Kita tetap bisa pesan menu favorit seperti Sei Sapi, tapi juga ada pilihan kekinian seperti toast dan Cuank! yang cocok buat anak muda,” katanya.
Dengan strategi ini, KAI Services tidak hanya menjual makanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman kuliner yang lebih personal dan sesuai dengan perkembangan zaman—membuat perjalanan kereta terasa lebih hidup dan berkesan.
**Benksu

