Uritanet – Jakarta, 7 April 2026 — Di tengah situasi darurat akibat anjlokan KA 161 Bangunkarta relasi Jombang–Pasarsenen di emplasemen Bumiayu, respons cepat ditunjukkan oleh KAI Services.
Perusahaan ini langsung mengerahkan personel dan fasilitas guna memastikan kenyamanan penumpang tetap terjaga, meski perjalanan terganggu.

Peristiwa yang terjadi pada Senin (6/4) itu sempat memicu keterlambatan dan perubahan jadwal perjalanan. Namun di balik situasi tersebut, para petugas KAI Services hadir di garis depan—tidak hanya menjaga operasional, tetapi juga meredam kepanikan penumpang.
Manager Corporate Communication KAI Services, Nyoman Suardhita, menegaskan bahwa pihaknya memahami ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Ia menyampaikan permohonan maaf sekaligus memastikan bahwa berbagai langkah telah diambil untuk membantu penanganan di lapangan.
“Dalam kondisi seperti ini, kehadiran petugas menjadi kunci. Kami menempatkan personel terbaik untuk memastikan kebutuhan pelanggan tetap terpenuhi,” ujar Nyoman.
Tak hanya fokus pada aspek teknis, KAI Services juga menjaga kualitas layanan. Petugas kebersihan disiagakan untuk memastikan kondisi kereta tetap higienis selama proses evakuasi berlangsung. Sementara itu, prama dan prami—garda depan pelayanan di dalam kereta—aktif memberikan informasi dan arahan kepada penumpang yang terdampak.
Pendekatan ini menjadi penting untuk mengurangi kebingungan di tengah situasi yang tidak menentu. Penumpang yang mengalami perubahan jadwal tetap mendapatkan pendampingan langsung, termasuk akses terhadap layanan service recovery sesuai ketentuan.
Di sisi lain, koordinasi intensif juga terus dilakukan dengan tim tanggap darurat KAI Daop 5 Purwokerto guna mempercepat proses pemulihan perjalanan.
Situasi darurat seperti ini kerap menjadi ujian bagi layanan transportasi publik.
Namun, respons cepat dan pendekatan humanis yang ditunjukkan KAI Services memperlihatkan bahwa di balik gangguan operasional, kenyamanan dan ketenangan penumpang tetap menjadi prioritas utama.
**Benksu

