Jakarta ! Uritanet.com –
Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Komandan Rumah Sakit TNI AL Marinir Cilandak (Rumkital Marinir Cilandak), Kolonel Laut (K) Drg. Muh. Arifin, Sp.Ort, M.Tr.Opsla, memberikan bingkisan Lebaran kepada seluruh civitas hospitalia. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna Rumkital Marinir Cilandak, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/03/2026).
Momentum pembagian bingkisan ini menjadi wujud kepedulian pimpinan terhadap seluruh personel yang selama ini mengabdikan diri dalam pelayanan kesehatan. Selain sebagai bentuk apresiasi, kegiatan tersebut juga memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas di lingkungan Rumkital Marinir Cilandak.
Dalam sambutannya, Komandan Rumkital Marinir Cilandak menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada seluruh civitas hospitalia atas dedikasi, loyalitas, serta semangat pengabdian yang terus ditunjukkan dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan kepada prajurit TNI AL, keluarga, serta masyarakat.
“Semoga pemberian bingkisan ini dapat membawa kebahagiaan serta mempererat kebersamaan di lingkungan Rumkital Marinir Cilandak,” ujar Kolonel Laut (K) Drg. Muh. Arifin.
Bingkisan Lebaran yang diberikan berisi kebutuhan pokok untuk menyambut Idul Fitri 1447 H, seperti paket sembako dan perlengkapan lainnya. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada perwakilan anggota, kemudian dilanjutkan dengan pembagian kepada seluruh personel yang hadir.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun semangat kerja kolektif di lingkungan rumah sakit militer tersebut. Dengan suasana kebersamaan menjelang hari raya, diharapkan seluruh personel semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan responsif kepada masyarakat.
Lebih dari sekadar tradisi tahunan, pembagian bingkisan Lebaran ini mencerminkan nilai kebersamaan, kepedulian, serta penghargaan terhadap setiap insan yang menjadi bagian dari keluarga besar Rumkital Marinir Cilandak. Semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi energi positif dalam menjalankan tugas kemanusiaan di bidang kesehatan.
Pada akhirnya, kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan sederhana ini menjadi pengingat bahwa kekuatan sebuah institusi tidak hanya terletak pada fasilitas dan sistem kerja, tetapi juga pada solidaritas, kepedulian, dan rasa kekeluargaan yang terus dijaga. Dari Rumkital Marinir Cilandak, semangat pelayanan dan pengabdian itu kembali ditegaskan: bekerja dengan hati, melayani dengan dedikasi, dan menebarkan manfaat bagi sesama.
)***Git /Tjoek/Foto Ist.

