Remaja Komunitas Bandit Mangga Besar Gelar Santunan Anak Yatim di Ragunan, Perkuat Solidaritas Ramadhan

Bagikan ke orang lain :

Jakarta ! Uritanet.com –

Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momentum yang sarat dengan nilai kepedulian sosial. Salah satu tradisi yang terus dijaga oleh masyarakat Muslim adalah memberikan santunan kepada anak yatim. Tradisi ini tidak sekadar bentuk bantuan materi, tetapi juga menjadi simbol nyata dari nilai empati, kedermawanan, serta solidaritas sosial yang diajarkan dalam Islam.

Kegiatan santunan anak yatim pada bulan Ramadhan menjadi agenda rutin yang melibatkan masyarakat, organisasi sosial, hingga komunitas pemuda. Selain menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yang membutuhkan, kegiatan ini juga memperkuat hubungan sosial antarwarga serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.

Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh para remaja yang tergabung dalam Komunitas Bandit Mangga Besar. Dalam rangka menyambut dan mengisi bulan suci Ramadhan, komunitas ini menggelar kegiatan santunan bagi anak-anak yatim dan piatu di lingkungan sekitar.

Kegiatan berlangsung pada Minggu (8/3/2026) di lahan bermain pemukiman warga, Jl. Syaridin RT 004/RW 011, Kelurahan Ragunan, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Acara berjalan dengan tertib, penuh kekhidmatan, dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat sekitar.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembina Perkumpulan Remaja Riski Kurnia, Ustadz Fajar Abdullah yang memberikan tausiah singkat (kultum), para anggota komunitas remaja, anak-anak yatim piatu penerima santunan, serta warga setempat yang ikut menyaksikan dan mendukung jalannya kegiatan.

Dalam sambutannya, para pengurus komunitas menegaskan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bentuk nyata kepedulian generasi muda terhadap lingkungan sosial. Selain membantu meringankan beban anak-anak yatim, kegiatan ini juga bertujuan mempererat silaturahmi antara remaja dan masyarakat sekitar.

Suasana kebersamaan terlihat hangat sepanjang acara. Anak-anak yatim menerima santunan dengan penuh haru, sementara para remaja dan warga saling berinteraksi dalam suasana kekeluargaan yang kental. Momentum ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih hidup dan terus tumbuh di tengah masyarakat perkotaan.

Lebih dari sekadar memberikan bantuan materi, santunan anak yatim di bulan Ramadhan juga membawa pesan moral yang kuat. Perhatian, kasih sayang, dan dukungan dari lingkungan sekitar mampu menumbuhkan harapan serta rasa percaya diri bagi anak-anak yatim untuk menatap masa depan yang lebih baik.

Di tengah dinamika kehidupan kota, kegiatan sosial seperti ini menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan tetap menjadi fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Ketika generasi muda mengambil peran dalam aksi sosial, maka lahirlah energi positif yang mampu menggerakkan perubahan nyata di lingkungan sekitar.

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang membuka hati untuk berbagi, memperkuat persaudaraan, dan menebarkan kebaikan. Apa yang dilakukan oleh para remaja Komunitas Bandit Mangga Besar menjadi contoh bahwa kepedulian sosial dapat dimulai dari langkah kecil, namun memberikan dampak besar bagi sesama.

Pada akhirnya, santunan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sebuah pesan kemanusiaan yang mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati lahir dari keikhlasan berbagi. Ketika tangan-tangan muda bergerak membantu mereka yang membutuhkan, di situlah harapan tumbuh, persaudaraan menguat, dan nilai kemanusiaan menemukan maknanya yang paling tulus.

Semoga semangat kepedulian yang ditunjukkan oleh para remaja ini terus tumbuh dan menginspirasi banyak pihak. Karena pada akhirnya, kebaikan yang dibagikan hari ini akan menjadi cahaya harapan bagi masa depan yang lebih penuh empati, persaudaraan, dan kemanusiaan.

)**Git / Tjoek / Foto Ist.

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *