Uritanet – Jakarta, 6 Maret 2026 — Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, semakin serius menyiapkan langkah besar di pasar roda dua Indonesia. Menjelang peluncuran resmi motor listriknya pada kuartal II 2026, perusahaan ini menggandeng enam dealer lokal untuk mempercepat ekspansi jaringan distribusi di Tanah Air.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara VinFast dan enam distributor sepeda motor berpengalaman, yakni PT IB Motor, PT Sentrik, PT Axara Marani, PT Sukses Sejati Indonesia, PT Tangguh Inti Motor, serta PT Kiki Motor Persada. Kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi VinFast untuk menyiapkan ekosistem penjualan sebelum produk motor listriknya resmi dipasarkan.
Melalui kerja sama tersebut, VinFast bersama para mitra akan membuka showroom di berbagai wilayah dengan potensi adopsi kendaraan listrik yang tinggi. Beberapa daerah yang menjadi fokus awal ekspansi antara lain kawasan Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Timur, serta Bali.
Kawasan tersebut dipilih karena memiliki jumlah penduduk besar, mobilitas tinggi, serta tingkat urbanisasi yang terus meningkat—faktor yang dinilai mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik.
Pada tahap awal, jaringan showroom ini akan memasarkan sejumlah model motor listrik VinFast yang dilengkapi teknologi penukaran baterai atau battery swapping. Beberapa model yang disiapkan antara lain VinFast Flazz, VinFast Evo, VinFast Feliz II, dan VinFast Viper.
Teknologi penukaran baterai menjadi salah satu keunggulan yang diandalkan VinFast. Dengan sistem ini, pengguna tidak perlu menunggu lama untuk mengisi daya karena baterai dapat langsung ditukar di stasiun khusus.
Infrastruktur tersebut tengah disiapkan melalui kerja sama dengan perusahaan pengembang jaringan energi global, V-Green. Saat ini, jaringan stasiun penukaran baterai sudah mulai diuji coba di wilayah Jabodetabek untuk memastikan kesiapan operasional sebelum peluncuran produk.
Managing Director VinFast E-Scooters Overseas Market, Võ Thị Cẩm Tú, mengatakan kemitraan dengan dealer lokal menjadi fondasi penting untuk membangun jaringan distribusi dan layanan yang kuat di Indonesia.
“Perluasan kerja sama dengan dealer di Indonesia mencerminkan komitmen VinFast untuk segera membangun jaringan distribusi dan layanan yang kuat di pasar ini. Kami tidak hanya menghadirkan produk berkualitas tinggi, tetapi juga membangun ekosistem yang menyeluruh, mulai dari penjualan, layanan purnajual, hingga infrastruktur pengisian dan penukaran baterai,” ujarnya.
Indonesia sendiri merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia dengan penjualan tahunan mencapai jutaan unit. Meski penetrasi motor listrik masih pada tahap awal, dorongan pemerintah terhadap energi hijau membuat potensi pertumbuhannya dinilai sangat besar dalam beberapa tahun ke depan.
VinFast melihat momentum ini sebagai peluang strategis untuk memperluas kehadiran globalnya. Selain Indonesia, perusahaan juga menargetkan ekspansi motor listrik ke sejumlah pasar internasional lain pada 2026, termasuk Filipina, India, Thailand, dan Malaysia.
Di Indonesia sendiri, VinFast telah hadir selama dua tahun terakhir dengan menghadirkan berbagai kendaraan listrik, mulai dari SUV hingga kendaraan komersial. Perusahaan juga telah membangun pabrik perakitan di Subang sebagai bagian dari investasi jangka panjangnya di pasar nasional.
Masuknya VinFast ke segmen motor listrik dipandang sebagai langkah strategis berikutnya untuk memperluas akses masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan sekaligus mempercepat transformasi menuju ekosistem transportasi hijau di Indonesia.
**Benksu

