Uritanet – Jakarta, 6 Maret 2026 – Universitas Pelita Harapan (UPH) menggelar Media Gathering 2026 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta Barat, Jumat (6/3/2026), sebagai upaya mempererat kemitraan strategis dengan insan media sekaligus menghadirkan ruang refleksi di tengah dinamika profesi jurnalis.
Kegiatan yang mengusung tema “Merawat Kebersyukuran melalui Seni dan Jurnalisme yang Berdampak” ini dihadiri jurnalis, redaktur, serta tim kerja sama dari lebih dari 25 media nasional tier 1. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga menghadirkan workshop interaktif yang mengajak peserta memahami pentingnya kebersyukuran dan pengampunan diri sebagai bagian dari kesejahteraan emosional.

Associate Vice President of Student Development, Alumni and Corporate Relations UPH, Dr. Andry M. Panjaitan, menyampaikan apresiasi kepada para mitra media yang selama ini turut mempublikasikan berbagai kegiatan dan capaian universitas.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media yang telah membantu menyuarakan berbagai inisiatif dan pencapaian UPH. Narasi yang kita bangun bersama memperluas dampak UPH, bukan hanya sebagai institusi akademik, tetapi juga sebagai komunitas pembelajar yang membentuk lulusan yang kompeten, berintegritas, dan memiliki hati untuk melayani,” ujarnya.
Menurut Andry, dunia pendidikan dan media memiliki peran penting dalam membentuk masa depan masyarakat. Kampus berperan dalam membangun pemikiran dan karakter generasi muda, sementara media berperan membentuk percakapan publik dan kesadaran kolektif.

Workshop dalam kegiatan tersebut dipandu oleh Ketua Program Studi Psikologi UPH Karel Karsten Himawan, bersama dosen Psikologi Christina Claudia serta mahasiswi Psikologi UPH Audrey Asafita Permana. Melalui sesi bertajuk “Merawat Kebersyukuran”, peserta diajak memahami bahwa pengampunan bukan sekadar melupakan luka, tetapi membuka ruang baru bagi rasa syukur dalam kehidupan.
Para peserta juga mengikuti sejumlah aktivitas reflektif, mulai dari eksplorasi diri menggunakan kartu Point of You, kegiatan colouring, hingga journaling dan drawing. Melalui rangkaian aktivitas tersebut, peserta diajak memproses pengalaman masa lalu sekaligus menata ulang cara pandang terhadap diri sendiri dan orang lain.
“Semoga melalui kegiatan ini setiap kita dapat semakin terinspirasi untuk memahami makna sejati dari memaafkan dan belajar untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan,” kata Karel.
Jurnalis Medcom.id, Ilham Pratama Putra, menilai kegiatan ini membuka ruang dialog yang lebih luas antara perguruan tinggi dan media. Menurutnya, interaksi seperti ini penting untuk memperkuat kolaborasi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
“Media memiliki peran sebagai jembatan informasi kepada publik. Karena itu, sinergi yang baik antara media dan perguruan tinggi akan membantu menyebarkan praktik-praktik pendidikan yang inspiratif,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Kepala Pusat Penerangan (Wakapuspen) TNI Brigjen (Arh) Osmar Silalahi yang menyampaikan bahwa TNI memiliki hubungan yang erat dengan dunia pendidikan, termasuk melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi.
“Kami cukup dekat dengan kampus dan dunia pendidikan. Bersama UPH, kami juga sering memberikan kuliah umum kepada mahasiswa, khususnya terkait kepemimpinan dan wawasan kebangsaan,” katanya.
Menutup rangkaian acara, Head of Corporate Communications UPH Alexandra Tatgyana Suatan menyampaikan sejumlah agenda unggulan yang akan digelar universitas dalam waktu mendatang. Ia berharap kolaborasi antara UPH dan media dapat terus diperkuat.
“Kami berharap rekan-rekan media dapat terus berjalan bersama kami untuk menyebarluaskan nilai dan dampak dari berbagai inisiatif UPH, khususnya dalam sektor pendidikan tinggi,” ujarnya.

Media Gathering 2026 ditutup dengan buka puasa bersama serta pemberian apresiasi kepada lima jurnalis dengan jumlah publikasi UPH terbanyak sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi mitra media dalam mendukung penyebaran informasi mengenai berbagai kegiatan universitas.
**Benksu

