Satgas Swasembada Yonif 751/VJS Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Edukasi Budidaya Kopi di Oksibil Pegunungan Bintang

Bagikan ke orang lain :

Oksibil, Pegunungan Bintang –

Satuan Tugas (Satgas) Swasembada Yonif 751/Vira Jaya Sakti melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial berupa edukasi budidaya kopi kepada masyarakat di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, pada Jumat (27/06/2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong penguatan ekonomi lokal berbasis potensi alam perbatasan Papua Pegunungan.

Kegiatan edukasi budidaya kopi di Oksibil ini bertujuan mengoptimalkan potensi kopi lokal yang dinilai sangat menjanjikan.

Selain itu, program ini membuka peluang sumber mata pencaharian berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah perbatasan. Pendekatan yang dilakukan bersifat humanis, partisipatif, dan berorientasi pada kemandirian ekonomi kampung.

Dalam pelaksanaannya, prajurit Satgas memberikan pemahaman menyeluruh tentang teknik budidaya kopi yang baik dan benar.

Materi yang disampaikan meliputi pemilihan bibit unggul, penentuan lahan tanam yang sesuai, teknik penanaman, perawatan sederhana, hingga pentingnya konsistensi pemeliharaan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen. Edukasi ini disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami agar dapat langsung diterapkan oleh masyarakat.

Satgas menegaskan bahwa wilayah Pegunungan Bintang memiliki kondisi alam yang mendukung pengembangan komoditas kopi.

Faktor ketinggian, suhu, dan kesuburan tanah menjadi modal utama untuk menghasilkan kopi berkualitas. Dengan pendampingan yang tepat, kopi Oksibil berpotensi menjadi komoditas unggulan daerah yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga serta memperkuat ekonomi kampung.

Perwakilan Satgas Swasembada Yonif 751/Vira Jaya Sakti, Letda Inf Rinjani selaku Pasi Ter, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata bakti TNI kepada masyarakat.

Ia menegaskan bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan kesejahteraan melalui program produktif yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung.

“Kami ingin masyarakat memiliki penghasilan yang baik dari potensi alamnya sendiri. Jika kopi dikelola secara serius dan berkelanjutan, manfaatnya akan kembali kepada warga dan menjadi investasi masa depan anak-anak Oksibil,” ujarnya.

Masyarakat Oksibil menyambut positif kegiatan tersebut. Warga menyatakan kesiapan untuk mulai membudidayakan kopi secara lebih terarah dan terorganisir. Sinergi antara Satgas dan masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga pengembangan kopi di Pegunungan Bintang berjalan konsisten dan berdampak nyata.

Edukasi budidaya kopi ini menjadi bagian dari komitmen Satgas Swasembada Yonif 751/VJS dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat perbatasan.

Melalui langkah konkret dan pendekatan yang humanis, TNI menegaskan perannya sebagai penjaga kedaulatan sekaligus penggerak harapan. Dari tanah Oksibil yang sejuk dan subur, semangat swasembada tumbuh, menyatu dengan tekad warga untuk maju, mandiri, dan sejahtera.

Inilah bukti bahwa ketika keamanan dan kesejahteraan berjalan beriringan, masa depan Pegunungan Bintang akan berdiri tegak dengan penuh kebanggaan dan kekuatan.

)***Git / Tjoek / Foto Ist.

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *