Dr. John N. Palinggi Paparkan Prinsip-Prinsip Bisnis Berbasis Integritas dan Jejaring Kuat

Bagikan ke orang lain :

Jakarta ! Uritanet.com –

Lebih dari 45 tahun mengarungi dunia usaha, Dr. John N. Palinggi, MM., MBA., kembali menegaskan pentingnya prinsip, integritas, dan kekuatan jejaring dalam membangun bisnis yang berkelanjutan. Sosok CEO PT Karsa Mulindo Semesta Group ini dikenal luas sebagai pengusaha low profile yang konsisten menjaga reputasi clear and clean di tengah dinamika ekonomi nasional.

Dalam keterangan yang dihimpun redaksi pada Minggu (15/02/2026), John Palinggi memaparkan bahwa fondasi kesuksesan bisnis tidak hanya bertumpu pada strategi dan modal, tetapi juga pada nilai-nilai kehidupan yang ia pelajari dari falsafah Tiongkok atau Negeri Tirai Bambu.

Menurut John, prinsip pertama yang ia pegang teguh adalah membangun jejaring seluas mungkin. “Seribu teman masih kurang, satu musuh sudah terlalu banyak.”

Falsafah ini menegaskan bahwa dalam dunia usaha, relasi adalah aset strategis. Semakin luas jaringan pertemanan dan kemitraan, semakin besar peluang untuk bertumbuh. Sebaliknya, konflik dan permusuhan hanya akan mempersempit ruang gerak bisnis.

Sebagai Ketua Umum Asosiasi Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor Indonesia (Ardin), ia menilai jejaring bukan sekadar koneksi, melainkan ekosistem saling mendukung yang dibangun atas dasar kepercayaan dan profesionalisme.

Menghormati Sumber Kebaikan: Etika Dasar Dunia Usaha

Prinsip berikutnya berbunyi, “Minum air harus tahu dan memelihara sumbernya.” Maknanya sederhana namun mendalam. Siapapun yang pernah membantu perjalanan bisnis kita wajib dihormati. Rasa terima kasih tidak boleh luntur oleh perbedaan pandangan.

John menekankan pentingnya menjaga hubungan baik, bahkan ketika muncul ketidakcocokan. Sikap dewasa dan hati yang bersih menjadi kunci menjaga reputasi dan kesinambungan usaha

Ia juga mengutip prinsip lain: “Mau ikan besar, umpannya harus besar.” John menegaskan bahwa makna pernyataan tersebut bukanlah praktik suap atau penyimpangan.

Prinsip itu berbicara tentang kualitas diri, keberanian mengambil risiko terukur, serta kesungguhan bekerja. Hasil besar lahir dari komitmen besar, disiplin waktu, dan integritas yang tidak tergoyahkan.

Sebagai Ketua Umum Asosiasi Mediator Indonesia (Amindo), ia melihat bahwa ketenangan hati dan pikiran positif menjadi energi utama dalam menyelesaikan konflik bisnis secara elegan dan bermartabat.

Investasi Awal dan Keberanian Bertindak

Pepatah Tionghoa lain yang ia pegang adalah “Siau cien pu cu, ta cien pu ru” yang berarti uang kecil tidak keluar, uang besar tidak masuk.

Prinsip ini menegaskan pentingnya investasi awal, biaya operasional yang sehat, serta keberanian mengambil langkah strategis. Tanpa pengorbanan dan perhitungan matang, mustahil omset besar akan tercapai.

John menambahkan, dunia bisnis menuntut keterbukaan, saling menghormati, dan saling menguntungkan. Kecurangan hanya akan meruntuhkan fondasi usaha. Jika terdapat persoalan dalam kemitraan, penyelesaian harus dilakukan secara internal dan bermartabat.

Fighting Spirit dan Integritas Moral

Baginya, tidak ada persoalan bisnis yang tidak dapat diselesaikan. Mental pantang menyerah adalah karakter utama yang harus dimiliki setiap pengusaha.

“Jangan takut sama singa. Kalau perlu masuk ke kandangnya agar tahu seberapa tajam taringnya,” ujarnya tegas.

Lebih jauh, John menekankan pentingnya nilai spiritual dalam kehidupan profesional. Ia percaya, seseorang yang memahami esensi ajaran agama tidak akan tergoda melakukan korupsi.

Dua prinsip dasar yang ia tekankan adalah menyebarkan kebaikan tanpa henti dan berhenti berbuat jahat selamanya.

Menurutnya, banyak pelanggaran hukum terjadi karena hilangnya harapan dan lemahnya ketahanan moral. Karena itu, menjaga hati dan perilaku menjadi tanggung jawab pribadi sekaligus sosial.

Rukun dalam Perbedaan, Dukung Pembangunan

Di tengah dinamika bangsa, John mengajak seluruh elemen masyarakat untuk rukun dalam perbedaan. Kerukunan adalah kekuatan. Perbedaan adalah keindahan.

Dukungan terhadap program pemerintah menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam membangun Indonesia yang lebih maju.

Lebih dari sekadar teori bisnis, prinsip-prinsip yang dipaparkan Dr. John N. Palinggi adalah refleksi perjalanan panjang seorang pengusaha yang ditempa badai, diuji krisis, dan dimatangkan pengalaman. Integritas, jejaring, mental baja, serta hati yang terjaga menjadi pilar utama yang mengantarkannya ke puncak.

Pada akhirnya, bisnis bukan hanya soal laba dan angka, melainkan tentang karakter, keberanian, dan kebermanfaatan. Ketika prinsip dijaga dan kebaikan ditebar, maka kesuksesan bukan lagi sekadar target, melainkan keniscayaan yang terengkuh dengan terhormat dan mantap.

)**Sgt/ Tjoek / Foto Ist.

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *