BRIN Gandeng CV Gema Tani Etam, Lisensi Nanoemulasi Biofungsida Resmi Ditandatangani di Jakarta

Bagikan ke orang lain :

Jakarta ! Uritanet.com –

Komitmen penguatan pertanian berkelanjutan nasional kembali ditegaskan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama lisensi antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan CV Gema Tani Etam asal Kalimantan Timur. Kerja sama ini mencakup lisensi teknologi bertajuk Formulasi Nanoemulasi Minyak Mimba, Serai Wangi, dan Asap Cair sebagai Biofungsida dan Proses Pembuatannya dengan nomor paten P00202414775.

Penandatanganan perjanjian strategis tersebut dilaksanakan di Auditorium Sumitro Djojohadikusumo, Kantor BRIN, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, pada Kamis, 5 Februari 2026. Acara ini menjadi momentum penting dalam hilirisasi hasil riset nasional ke sektor industri pertanian.

Perjanjian kerja sama ditandatangani langsung oleh Dr. R. Hendrian, M.Sc., selaku Deputi Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, bersama Sugeng Wahyudi, S.Sos., Direktur CV Gema Tani Etam. Kehadiran kedua pihak menegaskan keseriusan dalam mendorong pemanfaatan inovasi berbasis riset untuk menjawab tantangan pertanian modern yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.

Teknologi nanoemulasi berbasis minyak mimba, serai wangi, dan asap cair ini dikembangkan sebagai biofungsida ramah lingkungan yang berpotensi besar dalam mengendalikan organisme pengganggu tanaman, sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem pertanian. Inovasi tersebut diharapkan mampu menjadi alternatif nyata pengganti bahan kimia sintetis yang selama ini mendominasi sektor pertanian.

CV Gema Tani Etam sendiri dikenal sebagai produsen pupuk organik dan pupuk hayati yang telah berdiri sejak tahun 2010. Perusahaan ini konsisten menghadirkan solusi pertanian berkelanjutan dengan produk-produk yang tidak hanya meningkatkan produktivitas tanaman, tetapi juga memperbaiki kesehatan tanah secara jangka panjang.

Adapun lini produksi CV Gema Tani Etam meliputi Pupuk Organik Cair Semok untuk mendukung pertumbuhan dan pembuahan tanaman, Pupuk Hayati Granul Semok untuk memperbaiki kesuburan tanah, Pupuk Powder Hayati Semok yang berfungsi menyuburkan tanah sekaligus melindungi tanaman dari serangan patogen, Pupuk Hayati Cair Semok sebagai penambat nitrogen, peluruh fosfat, pengurai bahan organik, pendorong pertumbuhan serta pengendali penyakit, hingga Pupuk Cair Pembenah Tanah Asam Humat yang berperan memperbaiki struktur tanah secara alami.

Kolaborasi antara BRIN dan CV Gema Tani Etam ini menjadi bukti nyata bahwa riset tidak berhenti di laboratorium, tetapi bergerak langsung ke lahan, menyentuh petani, dan menjawab kebutuhan bangsa. Ketika inovasi, keberlanjutan, dan industri nasional bertemu dalam satu visi, maka pertanian Indonesia tidak sekadar bertahan, tetapi melesat dengan arah yang jelas, kuat, dan berdaulat.

Inilah titik di mana riset menjadi kekuatan, teknologi menjadi solusi, dan masa depan pertanian Indonesia berdiri tegak dengan kepala terangkat.

)**Sgt/ Tjoek / Foto Ist

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *