Permintaan Melejit, Geely Kebut Distribusi EX2 ke Diler Nasional

Bagikan ke orang lain :

Uritanet – Purwakarta, 30 Januari 2026 — Tingginya animo konsumen terhadap Geely EX2 mendorong Geely Auto Indonesia mempercepat distribusi unit ke jaringan diler resmi di seluruh Tanah Air. Sebanyak 1.000 unit tahap awal mulai dikirim dari fasilitas perakitan PT Handal Indonesia Motor (HIM) di Purwakarta, sebagai langkah awal memenuhi ribuan pesanan yang telah masuk sejak program pre-booking dibuka.

Model kendaraan listrik kompak ini mencatat lebih dari 2.000 pemesanan hanya dalam hitungan bulan, sejak November 2025 hingga peluncuran resminya pada 20 Januari 2026. Capaian tersebut memperkuat posisi EX2 sebagai salah satu EV pendatang baru dengan respons pasar paling agresif di awal tahun.

CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, menyebut distribusi tahap pertama akan menjangkau 40 diler, baik di Pulau Jawa maupun luar Jawa. Penyerahan unit ke konsumen dijadwalkan dimulai pada akhir Januari, seiring percepatan produksi lokal untuk mengejar permintaan yang terus bertumbuh.

“Respons pasar terhadap Geely EX2 melampaui ekspektasi kami. Kombinasi harga yang kompetitif dan fitur unggulan di kelasnya menjadi faktor utama. Ke depan, kami fokus mempercepat produksi dalam negeri agar pengiriman ke konsumen semakin singkat,” ujar Wu.

Serius Bangun EV Berbasis Lokal

Di balik percepatan distribusi, Geely juga menegaskan keseriusannya membangun fondasi kendaraan listrik berkelanjutan di Indonesia. Untuk EX2, Geely menggandeng mitra manufaktur lokal, termasuk dalam penyediaan battery cell, sehingga tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 46,5%.

Langkah ini sejalan dengan agenda pemerintah dalam memperkuat industri EV nasional, sekaligus membuka ruang transfer teknologi dan peningkatan kapabilitas industri otomotif lokal. Indonesia pun diposisikan bukan sekadar pasar, melainkan basis strategis Geely di kawasan Asia Tenggara.

Dirancang Khusus untuk Jalanan Indonesia

Tak hanya dirakit secara lokal, Geely EX2 juga dikembangkan dengan pendekatan “Indonesia-oriented”. Penyetelan sasis dikalibrasi ulang agar nyaman menghadapi karakter jalan yang beragam—dari permukaan bergelombang hingga kondisi berlubang di area urban dan pinggiran kota.

Fitur keselamatan turut disesuaikan, salah satunya Blind Spot Detection (BSD) yang dioptimalkan untuk lalu lintas padat sepeda motor. Sementara fitur transparent chassis view 540 derajat memberi visibilitas ekstra saat bermanuver di jalan sempit atau kawasan padat kendaraan.

Dari sisi gaya, Geely menghadirkan pilihan warna pink yang terinspirasi dari Pink Beach di Lombok, menyasar konsumen muda yang menjadikan kendaraan sebagai bagian dari ekspresi gaya hidup dan fashion.

Harga Agresif, Benefit Menggoda

Selama masa peluncuran, Geely menawarkan harga khusus untuk EX2. Varian Pro dipasarkan Rp229,9 juta, sementara varian Max dibanderol Rp259,9 juta. Konsumen juga mendapatkan berbagai benefit tambahan, mulai dari home charger dan portable charger gratis, hingga Emergency Roadside Assistance (ERA) selama tiga tahun tanpa batasan jarak tempuh.

Program harga dan benefit ini berlaku hingga 15 Februari 2026, dengan ketentuan tertentu.
Ke depan, Geely memastikan ekspansi produknya di Indonesia akan terus berlanjut, mencakup segmen kendaraan elektrifikasi lainnya, model 7-penumpang, hingga lini premium. Dengan langkah agresif di awal 2026, Geely tampak siap menjadi pemain utama dalam peta persaingan kendaraan listrik nasional.

**Benksu

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *