Uritanet – Jakarta, 26 Januari 2026 — Tren kuliner ekstrem yang memadukan rasa manis dan gurih kian digemari generasi muda. Salah satunya adalah kebiasaan mencelupkan kentang goreng ke dalam es krim vanilla yang sempat viral di media sosial. Menangkap fenomena tersebut, Glico WINGS menghadirkan terobosan baru di industri es krim nasional melalui peluncuran es krim Jepang Frostbite Potabee.
Produk ini menjadi inovasi pertama di Indonesia yang secara resmi memadukan es krim vanilla Jepang dengan topping keripik kentang asli yang renyah. Peluncuran Frostbite Potabee dilakukan pada Minggu (25/1) di kawasan Car Free Day (CFD) Jakarta, sekaligus menjadi ruang interaksi langsung dengan konsumen muda yang gemar mencoba sensasi rasa baru.

Head of Marketing Glico WINGS, Mulyarasti Soehoed, mengatakan bahwa inovasi ini berangkat dari pengamatan terhadap pola konsumsi dan eksplorasi rasa yang berkembang di kalangan anak muda. Menurutnya, generasi saat ini tidak lagi sekadar mencari camilan manis, tetapi pengalaman rasa yang unik dan berani.
“Frostbite Potabee adalah bentuk respons kami terhadap tren manis-gurih yang digemari anak muda. Kami mengemasnya dalam format yang praktis, berkualitas, dan tetap mempertahankan standar rasa es krim Jepang yang menjadi ciri Frostbite,” ujar Mulyarasti.
Es krim Frostbite Potabee menghadirkan kombinasi es krim vanilla creamy berbalut cokelat tebal dengan taburan keripik kentang Potabee yang dikenal renyah karena dibuat dari 100% kentang asli dengan teknologi V-Cut. Kolaborasi antara Frostbite dan Potabee—dua merek di bawah Glico WINGS dan Calbee WINGS—ini memperkuat sinergi lintas kategori camilan.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas selama acara peluncuran. Ratusan pengunjung CFD mengantre di truk es krim Glico WINGS untuk mencicipi Frostbite Potabee secara gratis. Sejumlah aktivitas interaktif turut memeriahkan suasana, termasuk games, parade es krim, hingga sesi meet and greet bersama aktor sekaligus Brand Ambassador Glico WINGS, Arya Mohan.
Arya Mohan mengaku terkesan dengan perpaduan rasa yang ditawarkan Frostbite Potabee. Ia menilai produk ini merepresentasikan karakter anak muda yang berani bereksperimen.
“Rasa manis, gurih, dan kriuknya keripik kentang itu nyatu banget. Ini bukan es krim biasa, tapi pengalaman rasa yang beda,” ujarnya.
Mulai awal Februari 2026, es krim Jepang Frostbite Potabee akan tersedia di berbagai supermarket, platform online, serta toko-toko terdekat dengan harga Rp5.000. Kehadiran produk ini menegaskan langkah Glico WINGS dalam mengikuti dinamika tren konsumen sekaligus memperluas definisi menikmati es krim di Indonesia.

Dengan inovasi ini, Glico WINGS memperkuat posisinya sebagai pelaku industri yang tidak hanya menghadirkan produk, tetapi juga membaca arah selera generasi muda yang terus berkembang.
**Benksu

