Regenerasi Ganda Putra Berjalan Mulus, Raymond/Joaquin Tembus Semifinal Indonesia Masters 2026

Raymon/Joaquin ganda putra Indonesia, dalam pertandingan perempat final sesama tim Indonesia
Bagikan ke orang lain :

Uritanet– Jakarta Januari 2016 Proses regenerasi ganda putra Indonesia kembali menunjukkan hasil positif di panggung besar. Pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sukses menembus babak semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2026 usai menyingkirkan duet senior Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam duel sesama wakil Indonesia.

Bertanding di hadapan ribuan penonton Istora Gelora Bung Karno, Jumat (23/1), Raymond/Joaquin menang melalui pertarungan tiga gim dengan skor 18-21, 21-19, 21-14.

Fajar/Fikri ganda putra Indonesia

Kemenangan ini menjadi penegasan mental dan daya saing pasangan muda tersebut di level elite.
Sempat kehilangan gim pertama, Raymond/Joaquin mampu bangkit dengan permainan lebih agresif dan berani mengambil risiko.

Perubahan pola permainan menjadi kunci keberhasilan mereka dalam membalikkan keadaan, terutama saat gim kedua yang berlangsung ketat.

Nikolaus Joaquin mengakui bahwa tekanan dari Fajar/Fikri sempat membuat mereka kesulitan di awal pertandingan. Pasangan senior itu dinilai mampu memaksakan tempo cepat dan serangan agresif sejak gim pertama.

“Di awal kami kurang siap mengantisipasi pola permainan mereka. Tekanannya cukup besar dan itu membuat kami tertinggal,” ujar Joaquin.
Namun, dukungan publik Istora dan komunikasi yang solid di lapangan membantu Raymond/Joaquin menemukan kembali ritme permainan. Mereka tampil lebih tenang, meminimalkan kesalahan sendiri, serta berani membuka serangan sejak gim kedua.

Raymond Indra menyebut keberanian menjadi faktor pembeda di gim penentuan. Setelah memahami pola permainan lawan, ia dan Joaquin memilih bermain lebih lepas dan menekan.

“Di gim ketiga kami lebih berani. Sudah tahu bagaimana pola permainan dan kondisi lapangan di Indonesia Masters, jadi kami bisa lebih percaya diri,” kata Raymond.

Kemenangan ini sekaligus mendapat pengakuan dari pasangan senior. Fajar Alfian menilai Raymond/Joaquin memiliki potensi besar dengan modal kecepatan dan kekuatan yang menonjol.

“Mereka punya speed dan power yang sangat bagus. Itu modal penting untuk berkembang,” ujar Fajar.

Muhammad Shohibul Fikri pun mengakui bahwa faktor stamina dan daya juang menjadi keunggulan pasangan muda tersebut dalam laga berdurasi panjang.

“Mereka masih sangat muda, lebih bertenaga, cepat, dan daya juangnya bagus. Kami akui mereka memang tampil lebih kuat hari ini,” kata Fikri.

Di babak semifinal, Raymond/Joaquin akan kembali menghadapi tantangan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Sabar/Reza melaju ke empat besar usai menyingkirkan pasangan Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee dengan kemenangan dua gim langsung 22-20, 21-19.

Pertemuan antarpasangan Indonesia ini memastikan satu tiket final Indonesia Masters 2026 akan diamankan tuan rumah, sekaligus membuka peluang lahirnya bintang baru ganda putra di hadapan publik Istora.

**Benksu

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *