PFI Resmi Luncurkan Chapter Surabaya, Perkuat Ekosistem Filantropi Jawa Timur Berbasis Kolaborasi Inklusif

Bagikan ke orang lain :

Surabaya ! Uritanet.com –

Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) secara resmi meluncurkan PFI Chapter Surabaya sebagai langkah strategis untuk memperkuat peran filantropi di Jawa Timur.

Inisiatif ini menjadi tonggak penting dalam memperluas kolaborasi lintas sektor guna mendorong pembangunan berkelanjutan yang inklusif, terukur, dan relevan dengan kebutuhan lokal masyarakat Jawa Timur.

Peluncuran yang digelar di Graha Sawunggaling, Pemerintah Kota Surabaya, dihadiri oleh pemangku kepentingan dari lembaga filantropi, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, media, serta organisasi masyarakat sipil.

Kehadiran para aktor strategis ini menegaskan bahwa filantropi tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian integral dari ekosistem pembangunan daerah.

Forum ini dirancang sebagai ruang temu gagasan dan aksi nyata, mempertemukan para pemimpin pemikiran dan praktisi filantropi untuk memperkuat ko-kreasi, kolaborasi, dan aksi kolektif dalam menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks di tingkat daerah.

Dalam kesempatan yang sama, PFI bersama Forum Zakat (FOZ) dan Humanitarian Forum Indonesia (HFI) menginisiasi Multistakeholder Forum (MSF) Aliansi Filantropi yang telah menjalin kemitraan dengan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (KEMENKO PM).

Platform ini diharapkan menjadi pengungkit strategis dalam mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Sekretaris Pengurus PFI, Irvan Nugraha, menegaskan bahwa pembentukan PFI Chapter Surabaya bukan sekadar ekspansi organisasi, melainkan komitmen nyata untuk mendekatkan ekosistem filantropi dengan konteks lokal.

“PFI Chapter Surabaya kami harapkan menjadi ruang temu, ruang belajar, dan ruang aksi bersama. Sebuah platform untuk berbagi praktik baik, menyinergikan sumber daya, serta melahirkan inisiatif filantropi yang berdampak, terukur, dan berkelanjutan dengan berakar pada kearifan lokal Jawa Timur,” ujarnya.

Pemerintah Kota Surabaya turut membuka dan mendukung penuh peluncuran ini. Pemkot Surabaya menegaskan komitmennya dalam menjalankan pembangunan berkelanjutan yang terintegrasi, mulai dari pengentasan kemiskinan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga kolaborasi dengan lembaga filantropi dan mitra global.

Salah satu program strategis yang dijalankan adalah Program KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat & Pemerintah untuk Pengentasan Kemiskinan).

Dukungan ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, filantropi, dan sektor swasta dalam menciptakan solusi sosial yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.

Sementara itu, Kholaf Hibatulloh, Koordinator PFI Chapter Surabaya sekaligus Direktur LAZNAS Nurul Hayat, menyampaikan bahwa peluncuran chapter ini merupakan hasil kerja kolektif lembaga filantropi di Surabaya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Nurul Hayat, Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, Social Investment Foundation, Bestariii Foundation, PLUS, BUMBI, Wahana Visi Indonesia, Forum Zakat, serta seluruh pihak yang terlibat. Ini adalah cerminan nyata semangat gotong royong bangsa Indonesia,” ungkapnya.

Rangkaian acara juga diisi dengan diskusi panel bertajuk “Penguatan Potensi Filantropi di Jawa Timur melalui Integrasi Aksi Kolektif, Ko-Kreasi, dan Kolaborasi Inklusif”.

Diskusi ini menghadirkan perwakilan PFI, Indonesia SDGs Center Network, serta pelaku filantropi dan bisnis sosial. Forum ini membahas peluang, tantangan, dan rekomendasi strategis dalam mendorong filantropi kolaboratif untuk mendukung pencapaian SDGs di Jawa Timur dan kawasan sekitarnya.

Sebagai platform kolaboratif, PFI Chapter Surabaya diproyeksikan menjadi pusat koordinasi dan pembelajaran bersama bagi lembaga filantropi, dunia usaha, pemerintah daerah, dan akademisi.

Chapter ini juga membuka ruang penguatan kapasitas, pertukaran praktik baik, serta pengembangan model filantropi yang adaptif terhadap dinamika sosial lokal.

Peluncuran PFI Chapter Surabaya menegaskan komitmen jangka panjang Perhimpunan Filantropi Indonesia dalam memperkuat ekosistem filantropi nasional.

Dari Surabaya, semangat kolaborasi ini diharapkan menjalar luas, menjawab tantangan pembangunan dengan aksi nyata yang terarah, inklusif, dan berdampak berkelanjutan—karena perubahan besar selalu dimulai dari keberanian untuk bergerak bersama.

)**Tjoek / Foto Ist

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *