Malang ! Uritanet.com –
Hansaplast, merek perawatan luka No.1 di Indonesia, kembali menegaskan komitmennya terhadap kualitas, keamanan, dan nilai kepercayaan konsumen melalui penyelenggaraan Media Experience & Factory Tour di fasilitas produksi PT Beiersdorf Indonesia, Malang.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata Hansaplast dalam membuka proses produksi secara transparan sekaligus memperkuat penerapan standar halal sesuai prinsip syariah yang berlaku di Indonesia.
Berlangsung di jantung industri Jawa Timur, kegiatan ini menghadirkan pengalaman langsung bagi media dan komunitas untuk menyaksikan setiap tahapan produksi perawatan luka Hansaplast.
Mulai dari pemilihan bahan baku, pengelolaan pemasok, hingga proses manufaktur, seluruhnya dijalankan dengan standar kebersihan, pengendalian mutu, dan sertifikasi halal yang ketat.
Pendekatan ini mempertegas bahwa halal bagi Hansaplast bukan sekadar label, melainkan sistem yang terintegrasi dalam rantai produksi.

Sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, isu halal telah berkembang menjadi kebutuhan mendasar, tidak hanya pada produk pangan, tetapi juga pada produk kesehatan dan perawatan sehari-hari.
Hansaplast memahami kedekatan isu ini dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, keterbukaan pabrik di Malang menjadi bentuk komunikasi langsung yang relevan, jujur, dan berdaya dekat dengan konsumen Indonesia.
BU Health Care Director PT Beiersdorf Indonesia, Vivilya Lukman, menegaskan bahwa sertifikasi halal merupakan wujud tanggung jawab perusahaan dalam menghadirkan rasa aman.
“Bagi Hansaplast, sertifikasi halal adalah komitmen moral dan profesional. Kami memastikan seluruh proses, dari bahan baku hingga manufaktur, telah melalui verifikasi ketat tanpa mengorbankan kualitas medis yang menjadi standar global Hansaplast,” ujarnya.
Sementara itu, Abhishek Badodekar, Production Director Beiersdorf Indonesia, menekankan bahwa keandalan produk kesehatan ditentukan oleh konsistensi sistem manufaktur.
“Standar medis bagi kami bukan sekadar prosedur, tetapi budaya kerja. Kesiapan fasilitas, kapabilitas tim, dan keterbukaan proses adalah fondasi utama untuk memastikan produk Hansaplast aman dan dapat diandalkan masyarakat,” jelasnya.

Kegiatan ini juga dilengkapi sesi diskusi bersama tenaga medis dan perwakilan Hansaplast yang membahas pentingnya perawatan luka yang benar, keamanan alat kesehatan, serta pelurusan berbagai persepsi keliru terkait penggunaan plester halal dalam aktivitas sehari-hari.
Diskusi ini memperkuat edukasi publik bahwa aspek halal dan standar medis dapat berjalan beriringan tanpa saling meniadakan.
Dari sisi regulator, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa penerapan Jaminan Produk Halal (JPH) pada alat kesehatan merupakan bagian dari perlindungan konsumen.
Di Indonesia, halal tidak lagi terbatas pada makanan dan minuman, tetapi juga mencakup produk kesehatan yang bersentuhan langsung dengan tubuh masyarakat.
Perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Dr. H. Abd. Syakur, S.Ag., M.Si, menyampaikan bahwa sertifikasi halal dilakukan secara menyeluruh.
“Verifikasi mencakup bahan, proses produksi, hingga fasilitas yang digunakan. Tujuannya adalah memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat dalam menggunakan produk kesehatan,” tegasnya.
Dari perspektif medis, dr. Farhan Zubedi menambahkan bahwa kepastian halal memberi ketenangan psikologis bagi pasien Muslim.
“Produk perawatan luka yang halal membantu pasien tetap beribadah dengan nyaman tanpa keraguan, terutama dalam kondisi luka,” katanya.
Sementara itu, pemengaruh Shadira Firdausi menilai kepastian halal sebagai tanggung jawab moral.
“Sebagai pemengaruh, saya merasa perlu memastikan produk yang saya gunakan dan rekomendasikan telah memenuhi standar halal. Ini penting untuk menjaga kepercayaan audiens,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Hansaplast tidak hanya memperlihatkan kekuatan inovasi dan kualitas global, tetapi juga menunjukkan kepekaan terhadap nilai lokal dan keyakinan masyarakat Indonesia.
Transparansi, standar halal, dan mutu medis kini berpadu menjadi identitas kuat Hansaplast. Sebuah komitmen yang bukan hanya terlihat, tetapi juga terasa—dan pada akhirnya, menjadi alasan kuat mengapa Hansaplast tetap dipercaya, hari ini dan esok hari, tanpa ruang untuk ragu.
)**Tjoek / Foto Ist.

