Harga Agresif dan Produksi Lokal Jadi Andalan Geely EX2 Masuk Pasar Mobil Listrik Indonesia

Bagikan ke orang lain :

Uritanet – TANGERANG 20 Januari 2025 Geely Auto Indonesia resmi memasang strategi harga agresif untuk mempercepat penetrasi mobil listrik di Tanah Air melalui peluncuran harga city car listrik Geely EX2.

Model ini dipasarkan dengan harga khusus mulai Rp229 juta on the road Jakarta bagi 2.000 konsumen pertama hingga 15 Februari 2026.

Langkah tersebut menempatkan Geely EX2 sebagai salah satu mobil listrik dengan banderol paling kompetitif di segmen entry level, sekaligus menyasar konsumen yang selama ini masih ragu beralih dari kendaraan berbahan bakar konvensional ke elektrifikasi.

Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan kebijakan harga promosi dirancang untuk memperluas basis pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

“Ini merupakan harga spesial bagi 2.000 pembeli pertama hingga 15 Februari mendatang,” ujarnya saat pengumuman harga Geely EX2 di kawasan PIK 2, Tangerang, Selasa (20/1/2026).

Secara produk, Geely EX2 ditawarkan dalam dua varian. Varian Pro dipasarkan Rp229,9 juta dan varian Max Rp259,9 juta selama periode promosi. Sementara harga normal masing-masing varian ditetapkan Rp255 juta untuk Pro dan Rp285 juta untuk Max.

Strategi tersebut mendapat respons positif dari pasar. Geely mencatat sekitar 1.500 surat pemesanan kendaraan (SPK) sejak tahap pemesanan awal dibuka, mendekati kuota harga khusus yang disediakan.

Vice President Geely Automobile International Corporation, Evin Ye

Vice President Geely Automobile International Corporation, Evin Ye, menjelaskan bahwa EX2 dikembangkan sebagai produk pengenalan bagi konsumen baru kendaraan listrik, dengan mengedepankan keseimbangan antara harga, kualitas, dan teknologi.

“Kami ingin semakin banyak masyarakat Indonesia mencoba kendaraan listrik dan merasakan langsung kualitas produk Geely, khususnya EX2,” katanya.

Dari sisi manufaktur, Geely EX2 dirakit secara lokal di fasilitas PT Handal Indonesia Motor dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) mencapai 46,5 persen. Produksi lokal ini menjadi faktor penting dalam menjaga harga tetap kompetitif sekaligus mendukung penguatan industri otomotif nasional.

CEO Geely Auto Indonesia, Wu Chuxing, menegaskan bahwa lokalisasi produksi mencerminkan komitmen jangka panjang Geely terhadap pasar Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.

“Melalui strategi lokalisasi dengan TKDN 46,5 persen, kami siap menghadirkan produk berkualitas global yang dirakit secara lokal untuk menjawab kebutuhan konsumen,” ujarnya.

Tak hanya berhenti pada perakitan kendaraan, Geely juga membangun ekosistem kendaraan listrik dengan menggandeng Gotion sebagai pemasok battery cell. Kolaborasi ini mendukung pengembangan rantai pasok baterai kendaraan listrik nasional.

Dari aspek teknis, Geely EX2 dibekali baterai berkapasitas 40,8 kWh, motor listrik bertenaga 113,9 hp dengan torsi 150 Nm, serta sejumlah fitur keselamatan dan teknologi, termasuk Geely Battery Safety System, teknologi Cell-to-Pack (CTP), sistem pendingin cairan, kamera panoramik 540 derajat, dan Advanced Driver Assistance System (ADAS).

Melalui kombinasi harga agresif, produksi lokal, dan penguatan ekosistem, Geely menjadikan EX2 sebagai model strategis untuk memperluas adopsi mobil listrik di Indonesia sekaligus memperkuat posisi merek di pasar otomotif nasional.

**Benksu

Bagikan ke orang lain :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *