Uritanet – Jakarta, 20 Januari 2026 — Ducati menorehkan babak baru dalam sejarah otomotif Indonesia dengan meresmikan Ducati MX Team Indonesia, tim motocross pertama Ducati di Tanah Air. Kehadiran tim ini menandai ekspansi serius pabrikan asal Italia tersebut ke segmen motocross nasional, sekaligus mempertegas ambisi Ducati untuk bersaing di level Asia Tenggara hingga internasional.
Diperkenalkan secara resmi hari ini, Ducati MX Team Indonesia sebenarnya telah “panas lebih dulu” sejak kuartal akhir 2025. Tim ini diam-diam mengikuti sejumlah kejuaraan nasional sebagai bagian dari fase riset dan pengembangan, yang hasilnya justru melampaui ekspektasi awal.

Strategi Senyap Ducati
Berbuah Prestasi Awal
Alih-alih langsung tampil besar, Ducati memilih pendekatan teknis dan strategis. Sejak September 2025, tim telah turun di berbagai kejuaraan nasional motocross dan grasstrack untuk menguji performa motor, membangun chemistry pembalap, serta mengumpulkan data balap.
Hasilnya, Ducati MX Team Indonesia mampu mencatatkan empat capaian kompetitif sepanjang kuartal akhir 2025, sebuah pencapaian yang dinilai impresif untuk tim yang masih berada pada fase pengembangan.
“Ini bukan sekadar soal hasil, tetapi bagaimana fondasi tim dan motor dibangun dengan benar sejak awal,” ujar Jimmy Budhijanto, Team Principal sekaligus Owner Ducati MX Team Indonesia.
Kombinasi Figur Berpengalaman dan Talenta Muda
Untuk memastikan arah pengembangan tim berjalan tepat, Jimmy menunjuk legenda motocross nasional Johny Pranata sebagai Team Manager.
Peran Johny krusial dalam meramu strategi balap sekaligus membina dua pembalap muda yang sudah kenyang prestasi, Diva Ismayana dan Hilman Maksum.
Keduanya dipercaya menjadi ujung tombak Ducati di lintasan tanah, mengendarai motor motocross terbaru Ducati yang sarat teknologi.
Desmo450 MX: Senjata
Teknologi Ducati di Lintasan Tanah
Ducati MX Team Indonesia mengandalkan Ducati Desmo450 MX, motor motocross berteknologi tinggi yang menjadi representasi DNA balap Ducati. Motor ini dibekali mesin satu silinder 449,6 cc dengan tenaga 63,5 hp dan torsi 53,5 Nm, dipadukan sistem elektronik canggih khas Ducati.
Fitur seperti Ducati Traction Control, Power Launch, Quick Shift, hingga Engine Brake Control membuat Desmo450 MX tampil berbeda dibanding motor motocross konvensional, sekaligus memberikan keunggulan teknis di lintasan.
Memasuki musim 2026, Ducati juga akan menurunkan Ducati Desmo450 MX Factory untuk ajang nasional dan regional, dengan bobot lebih ringan, knalpot titanium Akrapovič, suspensi Showa berlapis Dark Kashima dan TiO, serta perangkat balap khas factory-spec.
Thailand Jadi Gerbang Internasional Ducati MX Team Indonesia
Langkah agresif Ducati MX Team Indonesia berlanjut pada musim 2026 dengan debut internasional di Thailand melalui kejuaraan Federation of Motor Sports Clubs of Thailand (FMSCT).
Ajang ini akan menjadi tolok ukur kesiapan Ducati menghadapi persaingan motocross Asia Tenggara. Seri nasional di Indonesia sendiri dijadwalkan mulai bergulir pada kuartal kedua 2026, dengan target konsistensi podium dan peningkatan performa di setiap seri.
“Target kami bukan hanya menang, tetapi membangun karakter tim, meningkatkan kualitas pembalap, serta mengembangkan motor secara berkelanjutan,” tegas Jimmy Budhijanto.
Didukung Ekosistem Mitra Balap

Keseriusan Ducati MX Team Indonesia juga ditopang kolaborasi dengan sejumlah mitra strategis, mulai dari Shell Indonesia untuk dukungan pelumas, Leatt untuk perlengkapan keselamatan, ORCA Powergear untuk apparel tim, hingga Insta360 yang berperan dalam dokumentasi dan pengembangan teknis berbasis data visual.
Babak Baru Motocross Indonesia
Dengan peresmian ini, Ducati tidak hanya memperkenalkan tim balap, tetapi juga membawa standar baru dalam pengelolaan tim motocross berbasis teknologi, data, dan pengembangan jangka panjang.
Berbekal fondasi kuat dari fase riset 2025 dan ambisi besar di musim 2026, Ducati MX Team Indonesia optimistis mampu menjadi kekuatan baru yang diperhitungkan, sekaligus membuka era baru motocross Indonesia di panggung regional dan internasional.
**Benksu

