Uritanet – Jakarta, 12 Januari 2026 — GAC Group menegaskan komitmen jangka panjangnya dalam membangun ekosistem otomotif terintegrasi dan berkelanjutan melalui strategi global bertajuk “In Local, For Local”.
Pendekatan ini menempatkan kebutuhan pasar lokal sebagai inti dari pengembangan bisnis dan ekspansi global perusahaan, termasuk di Indonesia.
Strategi tersebut menandai arah pertumbuhan GAC yang tidak sekadar berfokus pada penetrasi produk, melainkan tumbuh bersama pasar lokal melalui kontribusi berkelanjutan, penguatan industri, serta pengembangan ekosistem otomotif yang relevan dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Komitmen ini ditegaskan melalui pesan Tahun Baru 2026 bertajuk “Deepening Ecosystem Globalization, Strengthening Our Global Foundation” yang disampaikan Presiden GAC International, Wei Haigang.
Ia menyatakan bahwa transformasi global GAC tidak hanya bertumpu pada inovasi produk dan teknologi, tetapi juga pada pembaruan model bisnis serta penguatan ekosistem otomotif full-chain.
“Transformasi global GAC berfokus pada penguatan ekosistem menyeluruh, mulai dari riset dan pengembangan, produksi terlokalisasi, hingga jaringan distribusi dan layanan purnajual yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat lokal,” ujar Wei Haigang.
Sejalan dengan visi “One GAC 2.0” dan konsep Tech-Driven GAC, Advancing Global Reach with a Full-Chain Ecosystem, GAC menargetkan pengembangan kendaraan yang andal, berkualitas tinggi, ramah lingkungan, serta dilengkapi teknologi cerdas untuk menjawab ekspektasi konsumen global.
Kolaborasi GAC–Grab Perkuat Ekosistem Mobilitas Listrik Regional
Perkembangan kendaraan listrik di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas perkotaan yang efisien dan berkelanjutan. Menjawab hal tersebut, GAC memperluas penerapan strategi “In Local, For Local” melalui kolaborasi strategis dengan Grab di enam negara Asia Tenggara.
Kemitraan ini mengintegrasikan kendaraan listrik premium GAC dengan ekosistem digital Grab melalui pendekatan Product, Service, dan Data, guna menghadirkan pengalaman mobilitas yang lebih terhubung. Kolaborasi tersebut juga membuka peluang pengembangan inovasi lanjutan, termasuk peningkatan efisiensi operasional, dukungan keselamatan berkendara, serta eksplorasi integrasi aplikasi pengemudi ke dalam sistem intelligent cockpit GAC.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden GAC Group Xia Xianqing bersama Chief Product Officer Grab dan anggota Komite Eksekutif, Philipp Kandal, turut mencoba langsung kendaraan listrik GAC, termasuk AION Y Plus.
AION Y Plus Hadirkan Mobilitas Listrik Premium di Indonesia

Secara global, sejumlah model kendaraan listrik GAC telah diadaptasi untuk mendukung operasional Grab, di antaranya AION Y Plus dan AION V. Kedua model tersebut dirancang khusus untuk mobilitas perkotaan dengan efisiensi tinggi dan standar keselamatan global.
Di Indonesia, pengalaman mobilitas listrik premium dapat dirasakan melalui layanan Grab menggunakan unit AION Y Plus. Mobil listrik ini dibekali baterai berkapasitas 63 kWh dengan jarak tempuh hingga 490 km, sehingga ideal untuk operasional ride-hailing yang dinamis tanpa sering melakukan pengisian daya.
Dari sisi keselamatan, AION Y Plus dilengkapi sistem canggih seperti ADiGO serta airbag untuk memberikan perlindungan optimal selama perjalanan.
Kenyamanan penumpang juga menjadi fokus, dengan kabin luas dan ergonomis, layar sentuh infotainment, konektivitas pintar, serta karakter berkendara yang halus dan responsif.
Dengan harga OTR mulai Rp419 juta untuk varian Exclusive dan Rp479 juta untuk varian Premium, AION Y Plus hadir sebagai pilihan kendaraan listrik premium yang praktis, nyaman, dan ramah lingkungan.
Kehadirannya menegaskan komitmen GAC dalam memperluas ekosistem mobilitas berkelanjutan sekaligus memberikan solusi transportasi modern bagi konsumen Indonesia.
**Benksu

