Uritanet – Jakarta, 23 Desember 2025 – Sinergi antara dunia industri dan pendidikan kembali diperkuat melalui program Generasi Terkoneksi (GenSi) yang digelar oleh Indosat Ooredoo Hutchison. Lebih dari 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti workshop literasi digital bertajuk “Mengubah Konektivitas Menjadi Keuntungan” di kampus Universitas Multimedia Nusantara (UMN).
Berbeda dari pelatihan digital pada umumnya, program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan nyata UMKM di lapangan. Peserta tidak hanya dibekali pemahaman konseptual, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan visibilitas usaha, pemasaran, hingga penjualan di kanal digital.

Melalui program GenSi, Indosat menekankan bahwa konektivitas digital harus berdampak langsung pada produktivitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan melibatkan institusi pendidikan dan praktisi industri, program ini menjadi contoh konkret kolaborasi lintas sektor dalam menyiapkan UMKM agar lebih adaptif terhadap transformasi digital.
Rangkaian kegiatan disusun secara bertahap, dimulai dari penguatan pola pikir hingga praktik langsung. Pada sesi awal, Dr. Indra Cahya Uno, Pendiri OK OCE Indonesia, mengajak peserta melihat konektivitas sebagai peluang ekonomi, sekaligus menekankan pentingnya membangun mindset UMKM modern serta ekosistem digital yang kolaboratif.
Sesi berikutnya diisi oleh Ridwanul Karim, Chief Marketing Officer Ratban, yang membahas strategi pemasaran digital berbiaya rendah. Materi difokuskan pada penguatan karakter merek, storytelling, dan pembuatan konten yang relevan dengan audiens, sehingga dapat diterapkan secara realistis sesuai kapasitas UMKM.
Aspek praktik diperkuat melalui sesi pembuatan konten visual bersama Silva Sandiarini dari Nikon Indonesia. Peserta dilatih teknik dasar fotografi produk dan video pendek, mulai dari komposisi, pencahayaan, hingga framing, yang dilengkapi dengan praktik langsung dan sesi evaluasi hasil karya.
Pendekatan menyeluruh ini membuat peserta memperoleh bekal utuh—dari pola pikir, strategi, hingga keterampilan teknis—yang dapat langsung digunakan dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Dengan demikian, literasi digital tidak berhenti pada pemahaman, tetapi berujung pada peningkatan daya saing UMKM.
Pihak UMN menyambut positif kolaborasi ini. Andy Firmansyah, S.I.Kom., M.M., Community Engagement & Government Relations Manager UMN, menilai program GenSi memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan pelaku UMKM karena materi yang disampaikan bersifat aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha.
Melalui Generasi Terkoneksi (GenSi), Indosat menegaskan perannya dalam memperkuat kapasitas UMKM dan masyarakat, sekaligus memastikan bahwa konektivitas digital benar-benar menjadi alat bantu strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
**Benksu

