Uritanet – Jakarta, 26 November 2025 — Operasional KRL pada lintas Palmerah–Kebayoran terganggu pada Selasa (25/11) setelah beredar laporan palsu mengenai rel patah. PT KAI Daop 1 Jakarta memastikan informasi tersebut tidak benar dan menyebut kejadian itu sebagai bentuk penyebaran hoaks yang merugikan ribuan pengguna jasa.
Laporan hoaks diterima oleh petugas PJL 41 dari oknum tidak dikenal. Tim gabungan PKD, Karest JJ, dan personel pengamanan Daop 1 melakukan pemeriksaan lapangan dan memastikan tidak ditemukan patahan maupun kerusakan rel seperti yang diklaim. “Hasil pengecekan menyeluruh menunjukkan kondisi rel aman,” tegas Ixfan Hendriwintoko, Humas KAI Daop 1 Jakarta.

Meski informasi tersebut tidak valid, dampaknya telah terasa pada jadwal perjalanan. Total 276 menit kelambatan tercatat, memengaruhi enam perjalanan KRL, baik relasi hulu maupun hilir. Gangguan ini menurunkan kenyamanan pengguna dan menambah antrean di sejumlah stasiun.
KAI menyesalkan tindakan tidak bertanggung jawab tersebut dan kini melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV serta keterangan petugas yang menerima laporan awal.
Pelaku penyebar informasi palsu berpotensi dijerat pasal KUHP terkait penyebaran berita bohong yang menimbulkan keresahan publik.
KAI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi, terutama yang berkaitan dengan keselamatan transportasi.
“Hoaks bukan hanya menyesatkan, tetapi juga mengganggu layanan dan membahayakan keselamatan,” ujar Ixfan.
KAI juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke petugas atau Contact Center 121 jika menemukan potensi gangguan yang benar-benar terjadi.
**Benksu

