oleh

Vaksin Sinovac Efektif Cegah Kematian

URITANET,- Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melakukan kajian cepat keefektifan vaksin Sinovac terhadap infeksi COVID-19 baik perawatan maupun kematian khususnya kepada tenaga kesehatan DKI Jakarta. Hasil kajian menyatakan vaksin Sinovac efektif mencegah kematian.

Seperti yang dikatakan Pandji Dhewantara, Ketua Tim Peneliti Efektivitas Vaksin Kementrian Kesehatan berdasarkan dari hasil kajiannya dapat disimpulkan bahwa sesungguhnya pemberian dari vaksin dosis lengkap itu secara signifikan dapat menurunkan risiko serta mencegah COVID-19 yang bergejala.

Pandji mengatakan “Vaksinasi menurunkan risiko perawatan dan kematian sampai 98%, jauh lebih besar dibandingkan pada individu yang baru menerima dosis pertama dimana hanya efektif menurunkan resiko sekitar 13% COVID-19 yang bergejala “katanya.

Melalui Kajian cepat yang dilakukan pada periode 13 Januari sampai 18 Maret 2021 dengan fokus pada tenaga medis kesehatan di wilayah DKI Jakarta.

Dari kajian cepat ini menggunakan desain Kohort Retrospektif, yakni menelusuri riwayat setiap individu yang dilibatkan dalam penelitian efektifitas vaksin ini.

Pada penelitian yang dilakukan ini, berfokus pada kelompok-kelompok tenaga medis kesehatan baik yang belum divaksinasi maupun yang sudah di vaksinasi, baik dosis pertama maupun yang sudah divaksinasi secara lengkap sebanyak 2 dosis.

Dari Hasil kajian cepat yang dilakukan pada 13 Januari sampai 18 Maret 2021 lalu, melibatkan lebih dari 128 ribu orang dengan usia di atas 18 tahun dan rata-rata dari partisipan yang diikutkan 60% perempuan dengan rata-rata usia di Kisaran 30 tahun.

“Kajian cepat ini dilakukan berdasarkan data-data sekunder. Jadi data-data yang kita olah itu merupakan data dari berbagai sumber yang ada di Kemenkes” tutur Panji Dhewantara.

Dari Hasilnya dapat dijadikan sebagai informasi yang sangat penting bagi masyarakat maupun bagi pemerintah, terutama dalam hal menentukan langkah-langkah strategis yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pemberian vaksinasi di masyarakat.

Melihat Berdasarkan analisis yang dilakukan ditemukan bahwa vaksinasi Sinovac dosis lengkap itu bisa menurunkan atau bisa mengurangi risiko COVID-19 sebanyak 94%. Kajian cepat tersebut sangat jelas menunjukkan bahwa pemberian vaksinasi lengkap 2 dosis bisa menurunkan risiko terinfeksi COVID-19 dan mencegah kematian.

Bukan hanya itu, pemberian vaksinasi Sinovac 2 dosis dapat mencegah sekitar 96% risiko perawatan karena COVID-19, juga mencegah sebesar 98% kematian karena COVID-19.

“Hal itu menunjukkan bahwa vaksinasi lengkap itu sangat disarankan karena vaksinasi pemberian dosis pertama itu belum cukup melindungi. Apabila masyarakat sudah menerima vaksinasi penuh atau lengkap itu akan jauh lebih efektif dalam menurunkan risiko COVID-19 baik perawatan maupun kematian,” tandasnya.

Penulis : jegegtantri

Sumber : Kemenkes RI

Komentar

Lasted Post