oleh

Samuel Pemain Sinetron Tuyul & Mba Tuyul Reborn Alami Penganiayaan Diseret Ke Aspal Lalu Dipukul Bertubi-tubi, Begini Kronologinya

URITANET, – Kejadian tak mengenakan tengah dialami oleh Samuel Hasiholan Panjaitan pemain sinetron Tuyul & Mba Yul Reborn belum lama ini. Samuel telah dianiaya oleh tetangganya sendiri karena alasan yang tak jelas.

Saat ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/10), pemeran dalam sinetron Tuyul & Mba Yul Reborn ini pun menceritakan bagaimana kronologi penganiayaan tersebut. Ia mengatakan ketika ingin menutup pintu pagar rumahnya, karena badannya yang tidak normal Samuel pun terdorong jatuh setelah tarik-tarikan dengan tetangganya yang berbadan normal.

“Saya habis nganter istri , pas mobil udah masuk garasi dan pintu gerbang udah ditutup, nah abis itu dia nyoba masuk ke rumah dan saya sempat video kan kejadian itu, pas saya record dia berusaha mundur. Saya pikir udah selesai dia kembali ke arah rumahnya,” ungkap Samuel Hasihonal Panjaitan.

“Abis itu dia balik lagi nyerang pas saya mau nutup pagar rumah saya terjadi tarik-tarikan saya sama dia dan saya nggak kuat karena dia lebih besar dan kuat ya kondisi fisiknya, jadi saya nggak bisa nahan akhirnya pagar terbuka,” lanjutnya.

Ketika terjatuh, Samuel pun mengaku dirinya dipukul dan salah satu pukulan sempat mengenai matanya. Tak hanya dipukul, Samuel mengatakan dirinya sempat diseret ke jalanan aspal depan rumahnya.

“Dia pukul saya, mata saya, sampai akhirnya saya pegangan jatuh, bapak mau nolong saya bilang jangan karena takut orang tua saya diapa-apakan. Akhirnya ya udah saya malah diseret ke jalan, dipukuli, akhirnya saya teriak minta tolong, tetangga saya dengar semua akhirnya dibantu, dibawa masuk ke rumah,” ujarnya.

Selain itu, Samuel menyebut bahwa dirinya sendiri tak tahu penyebab dari pemukulan tersebut. Bahkan ketika ditanya pihak berwajib ia mengaku bingung dan tak tahu alasan tetangganya melakukan tindak kekerasan padanya.

“Pengacara juga nanya masalahnya apa, saya bilang ‘kalau anda bingung saya juga bingung karena saya nggak tahu masalahnya apa dan tiba-tiba dia masuk aja menyerang. Saya bingung, kalau pun ada gimana-gimana bisa ngomong baik-baik, itu yang saya sesalkan, pas bikin BAP polisi juga nanya hal yang sama. Saya jawab sama, saya bingung,” pungkasnya.

Kejadian penganiayaan yang dialami Samuel Hasiholan panjaitan tersebut terjadi pada tanggal 25 Mei 2021 lalu. Karena hal tersebut, Samuel harus dirawat di rumah sakit selama tiga hari dua malam, lalu pada tanggal 28 Mei 2021, tiga hari pasca dirawat, Samuel membuat laporan ke Polsek Pulo Gadung, Jakarta Timur atas apa yang telah dialaminya.

Baca Juga :  #KembaliKeBioskop, Sandiaga Uno : Langkah Meningkatkan Kembali Industri Perfilman

Menurut kuasa hukumnya, Umbu R Samapaty, SH, kliennya adalah seorang difabel dan tidak pantas diperlakukan seperti itu.

“Jadi kami jelaskan klien kami sudah melaporkan tindak pidana yang dialami, penganiayaan dilaporkan tanggal 28 Mei 2021. Kita liat sendiri bahwa klien saya dia seorang difabel, dia memiliki tinggi yang berbeda, dan Undang-Undang kita memberikan perlindungan kepada difabel,” pungkas Umbu.

“Kasus ini juga akan ditindaklanjutkan prosesnya minggu depan.” Lanjut Umbu R Samapaty.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lasted Post